Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bantuan Bencana Tapteng Dibiarkan Membusuk di Posko Hutanabolon

Editor Satu • Selasa, 21 April 2026 | 13:50 WIB

Tumpukan bantuan bencana yang ditemukan membusuk di dalam eks posko logistik Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.

Tumpukan bantuan bencana yang ditemukan membusuk di dalam eks posko logistik Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah.

TAPTENG, METRODAILY – Bantuan bencana untuk warga Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, ditemukan dalam kondisi rusak dan membusuk di dalam eks posko logistik.

Temuan ini memicu kemarahan warga karena bantuan yang seharusnya disalurkan justru dibiarkan menumpuk tanpa pengelolaan memadai, padahal kebutuhan pascabencana sangat mendesak.

Dari informasi yang dihimpun, Minggu (19/4/2026), logistik yang ditemukan meliputi sembako, mie instan, pakaian, selang, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga: Wali Kota Sibolga Tegaskan Sanksi ASN Tak Disiplin, Larang Nongkrong Saat Jam Kerja

Namun, sebagian besar barang dalam kondisi tidak layak konsumsi akibat penyimpanan yang buruk. Beberapa bahan makanan dilaporkan sudah berkutu dan berjamur.

“Logistik ini tidak dibagikan, malah dibiarkan busuk. Ada sekitar 40 karung,” ujar warga, Nemalson Gultom.

Warga Desak Bupati Turun Tangan

Warga menilai kondisi ini sebagai bentuk kelalaian serius dalam penyaluran bantuan. Mereka meminta pemerintah daerah segera mengambil tindakan.

“Mohon perhatian Bupati Tapanuli Tengah,” kata Nemalson.

Baca Juga: Puluhan Pelajar Samosir Ikuti Lomba Esai “Aku dan Mimpimu” di Pangururan

Plt Camat Tukka, Frengki Simanungkalit, membenarkan telah menerima laporan terkait temuan tersebut.

Ia mengaku prihatin dan menilai kejadian ini sebagai kesalahan serius dalam pengelolaan logistik.

“Saya minta maaf, ini jelas sudah salah. Ternyata masih ada logistik menumpuk di gudang,” ujarnya melalui pesan seluler.

Frengki juga menyoroti kemungkinan adanya kelalaian hingga dugaan penyimpangan dalam distribusi bantuan.

Baca Juga: Dari 133 Ormas, Hanya 7 Lolos Hibah APBD Toba 2026, Ini Daftarnya

“Seharusnya tidak ada alasan menahan bantuan. Ini harus segera dibagikan sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Saat ditanya pihak yang bertanggung jawab, Frengki menyebut pengelolaan logistik berada di tingkat kelurahan dan petugas gudang.

Hingga berita ini diturunkan, Lurah Hutanabolon, Polma Pakpahan, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi wartawan.

Baca Juga: Bendungan Ambruk 5 Bulan Tak Diperbaiki, Ratusan Hektare Sawah di Tapteng Kekeringan

Sorotan Distribusi Bantuan

Kasus ini menambah daftar persoalan distribusi bantuan di daerah, sekaligus menjadi peringatan pentingnya transparansi dan pengawasan dalam penyaluran logistik bencana.

Warga berharap kejadian serupa tidak terulang, serta meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi bantuan agar tepat sasaran dan tidak terbuang sia-sia. (Zatam)

Editor : Editor Satu
#Bantuan Bencana Tapteng #bantuan membusuk