
SIBOLGA, METRODAILY – Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik menghadiri prosesi adat Tepung Tawar bagi calon jemaah haji yang tergabung dalam HIKKBAR Sibolga–Tapanuli Tengah.
Kegiatan berlangsung di Rumah Gadang HIKKBAR, Jalan Pipit, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, Minggu (19/4/2026), sebagai bagian dari tradisi masyarakat pesisir sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Sebanyak 12 calon jemaah haji dan hajjah mengikuti prosesi tersebut, terdiri dari 6 laki-laki dan 6 perempuan yang dijadwalkan berangkat pada musim haji tahun ini.
Baca Juga: Bendungan Ambruk 5 Bulan Tak Diperbaiki, Ratusan Hektare Sawah di Tapteng Kekeringan
Dalam sambutannya, Syukri yang juga Pembina DPP HIKKBAR menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik selama menjalankan ibadah haji.
“Kondisi fisik yang prima merupakan kunci utama dalam menjalankan ibadah haji. Mari saling menjaga dan membangun kebersamaan selama berada di Tanah Suci,” ujarnya.
Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan serta meraih predikat haji yang mabrur dan mabrurah.
Baca Juga: Kasus Smart Village Madina Disorot, Jaksa Didesak Kejar Aktor Intelektual
Haji Bukan Sekadar Ritual
Ketua Harian DPP HIKKBAR, Musliadi Simanjuntak, turut mengingatkan jemaah agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah.
Sementara itu, Anggota DPRD Sumut Rahmansyah Sibarani yang juga penasihat HIKKBAR menekankan bahwa ibadah haji memiliki makna spiritual yang mendalam.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan ritual, tetapi juga perjalanan spiritual yang sarat nilai keimanan, pengorbanan, keikhlasan, dan kesabaran,” ujarnya.
Baca Juga: Prapid Kasus Pencurian Sawit Disidangkan, Status Tersangka Dipertanyakan
Prosesi Tepung Tawar menjadi simbol doa dan harapan masyarakat agar para jemaah diberi kelancaran, keselamatan, serta keberkahan selama menunaikan rukun Islam kelima.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang berlangsung khidmat, mencerminkan kekompakan dan kebersamaan masyarakat dalam mendukung para calon jemaah haji. (ts)