SIANTAR, METRODAILY – RS Murni Teguh Horas Insani resmi meraih penghargaan bergengsi WSO Angels Award Diamond dari World Stroke Organization. Penghargaan ini menjadi pengakuan internasional atas kualitas layanan penanganan stroke akut yang cepat, tepat, dan terintegrasi.
Anugerah tersebut diserahkan dalam seremoni di lantai 4 rumah sakit yang berlokasi di Jalan Medan, Kecamatan Siantar Martoba, Senin (20/4).
Direktur Operasional PT Murni Sadar Tbk, dr Jong Khai MARS, menegaskan stroke masih menjadi salah satu penyakit mematikan dengan risiko kecacatan tinggi, terutama jika tidak ditangani secara cepat.
Baca Juga: Puncak Paskah Katolik Siantar 2026 Diwarnai Lukisan The Last Supper, 2.500 Jemaat Hadir
“Penanganan stroke harus berbasis kecepatan. Terapi peluruhan sumbatan harus segera diberikan agar pasien bisa pulih,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya edukasi publik, bahkan sejak usia sekolah dasar, untuk mengenali gejala stroke lebih dini. Menurutnya, pengobatan stroke kini juga telah ditanggung BPJS Kesehatan.
Sementara itu, Konsultan WSO Angels wilayah Jakarta dan Sumatera, dr Henny Pristiwa Oktaviani, menyebut RS Murni Teguh Horas Insani menjadi salah satu dari sekitar 150 rumah sakit di Indonesia yang telah menerima penghargaan sejak program ini masuk pada 2017.
Baca Juga: Bermain Hujan, Pelajar 14 Tahun Tewas Disambar Petir di Tapsel
“Target ke depan lebih dari 500 rumah sakit di Indonesia bisa meraih penghargaan ini. Kuncinya ada pada kesiapan fasilitas dan edukasi masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong penguatan sistem layanan stroke di Pematangsiantar agar setara dengan daerah maju seperti Sleman.
Tangani 32 Kasus Stroke, 13 Berhasil Trombolisis
Direktur RS Murni Teguh Horas Insani, dr Herman Ramli, menjelaskan capaian ini merupakan hasil pengembangan layanan stroke sejak Juli 2025.
Baca Juga: Tokoh Tabagsel Kembali Desak Pemekaran Provinsi Baru Sumteng
Dalam periode Oktober 2025 hingga Maret 2026, rumah sakit ini telah menangani 32 pasien code stroke, dengan 13 pasien berhasil menjalani terapi trombolisis pada periode emas (golden period).
“Outcome klinis menunjukkan hasil yang baik. Ini menandakan sistem kami sudah responsif dan terintegrasi,” ujarnya.
Keberhasilan tersebut didukung tim multidisiplin, mulai dari dokter IGD, neurolog, radiologi, farmasi, laboratorium, hingga layanan ambulans yang terkoordinasi dalam sistem emergency medical service (EMS).
Menurut Herman, pencapaian ini sekaligus menegaskan status RS sebagai ready stroke hospital, yakni rumah sakit yang siap menangani stroke secara cepat sesuai standar global.
Baca Juga: Kasus Smart Village Madina Disorot, Jaksa Didesak Kejar Aktor Intelektual
Pemko Siantar: Jadi Kebanggaan Daerah
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi melalui Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawan menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Ini bukan hanya kebanggaan rumah sakit, tetapi juga kebanggaan masyarakat Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Ia menilai penghargaan tersebut membuktikan layanan kesehatan di daerah telah memenuhi standar internasional, khususnya dalam penanganan stroke.
Pemko, lanjutnya, akan terus mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Baca Juga: Prapid Kasus Pencurian Sawit Disidangkan, Status Tersangka Dipertanyakan
Ke depan, RS Murni Teguh Horas Insani menargetkan perluasan edukasi masyarakat, khususnya di wilayah Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun, terkait deteksi dini stroke.
“Semakin cepat dikenali, semakin besar peluang pasien tertolong dalam golden period,” tegas Herman.
Dengan sinergi antara tenaga medis dan masyarakat, diharapkan angka kecacatan dan kematian akibat stroke di Sumatera Utara dapat ditekan secara signifikan. (awa)
Editor : Editor Satu