PADANG LAWAS, METRODAILY – Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, meninjau langsung teknologi pengolahan sampah berbasis mesin insinerator di Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) Cilangkap, Jakarta, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mencari solusi konkret dalam penanganan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan diperkenalkan dengan mesin olah runtah (Motah), sebuah teknologi insinerator lokal yang mampu memusnahkan hingga 1 ton sampah per jam atau sekitar 8 ton per hari.
Baca Juga: HP Anggota Polres Palas Diperiksa, Propam Sikat Judi Online
Keunggulan utama teknologi ini:
- Tidak menggunakan bahan bakar tambahan
- Tidak bergantung pada listrik
- Minim polusi
- Menghasilkan residu abu yang dapat diolah menjadi paving block
Teknologi ini dinilai potensial untuk diterapkan di daerah dengan keterbatasan infrastruktur energi.
Langsung Tinjau Operasional di Mabes TNI
Bupati bersama Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Khaidir Harahap, melihat langsung proses pengolahan sampah di lokasi.
Baca Juga: Kahiyang Ayu Turun ke Labura, Cek Layanan Puskesmas hingga Salurkan Bantuan ke Panti Asuhan
Rombongan diterima oleh Mujiran dari Detasemen Markas Mabes TNI yang memaparkan sistem kerja teknologi tersebut.
“Kedatangan kami untuk melihat langsung bagaimana pengelolaan sampah melalui mesin ini,” ujarnya.
Baca Juga: Wali Kota Tanjungbalai Gandeng KPP Kisaran, Kejar Sumber Pajak Baru hingga Kepatuhan ASN
Selain studi teknologi, kunjungan ini juga membuka peluang kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan Mabes TNI dalam pengembangan inovasi pengelolaan lingkungan.
Langkah ini menandai pendekatan baru, di mana teknologi yang dikembangkan di lingkungan militer mulai diadopsi untuk kepentingan pelayanan publik di daerah. (net)