LABUHANBATU, METRODAILY – Bupati Labuhanbatu, Maya Hasmita, menggelar prosesi upa-upa bagi 10 calon jemaah haji dari jajaran Dinas Pendidikan (Disdik), sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat program jaminan sosial bagi tenaga pendidik.
Kegiatan yang dirangkai dengan halal bihalal ini berlangsung di Aula Serbaguna Rumah Dinas Bupati, Kamis (16/4/2026), dihadiri Wakil Bupati H. Jamri serta unsur Forkopimda.
Dalam sambutannya, Maya Hasmita menyampaikan doa dan harapan agar seluruh calon jemaah diberikan kesehatan serta kelancaran dalam menjalankan ibadah haji.
Baca Juga: Kahiyang Ayu Turun ke Asahan, TP PKK Sumut Buka Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga
“Semoga diberikan kekuatan lahir dan batin serta menjadi haji yang mabrur dan mabruroh. Jaga nama baik daerah selama di Tanah Suci,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para jemaah menjaga kondisi fisik dan fokus menjalankan seluruh rangkaian ibadah secara maksimal.
Bupati menegaskan agar para calon jemaah haji untuk sementara meninggalkan urusan pekerjaan dan memusatkan perhatian pada pelaksanaan rukun haji.
Selain itu, ia turut menitipkan doa agar jajaran Dinas Pendidikan tetap solid dan amanah selama ditinggal menjalankan ibadah.
Baca Juga: Krisis Air Bersih Batu Bara, Pemkab Buka Peluang Kerja Sama dengan Swasta
860 Kartu BPJS untuk Guru PAUD Diserahkan
Tidak hanya seremoni keagamaan, kegiatan ini juga menjadi panggung penguatan program sosial. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menyerahkan secara simbolis 860 kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada tenaga pendidik PAUD.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya perluasan perlindungan sosial bagi tenaga pendidik nonformal di daerah.
Selain itu, Bupati juga menyinggung program Universal Health Coverage (UHC) melalui BPJS PBI sebagai komitmen pemerintah daerah dalam menjamin akses kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Satpolairud Tanjungbalai Sidak SPBN, Solar Subsidi Nelayan Diawasi Ketat hingga Tera Pompa
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah kepada para calon jemaah haji dan tenaga pendidik.
Dukungan tersebut dinilai menjadi motivasi tambahan bagi para guru serta calon jemaah dalam menjalankan tugas dan ibadah. (rel)