SIANTAR, METRODAILY – Ruas Jalan Gereja, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Pematangsiantar yang sempat amblas akhirnya mulai diperbaiki oleh Dinas PUPR Sumatera Utara.
Kerusakan jalan tersebut diduga kuat dipicu tersumbatnya saluran drainase oleh benda tak lazim, yakni sprei dan kasur, yang menghambat aliran air hingga menyebabkan gorong-gorong pecah.
Pejabat UPTD PUPR Sumut, Marganda Tobing, mengatakan pekerjaan perbaikan telah dimulai sejak Senin (13/4) malam.
Baca Juga: 22 Mei, Alumni SMA Budi Mulia Siantar Siapkan Baksos 1.000 Warga
“Pekerjaan sudah kita mulai. Jika tidak ada kendala, diharapkan segera rampung,” ujarnya, Rabu (15/4).
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, ditemukan material berupa sprei dan tilam di dalam gorong-gorong yang menghalangi aliran air, sehingga memicu kerusakan struktur jalan.
“Ini menjadi penyebab utama amblasnya jalan karena aliran air tidak berjalan normal,” jelasnya.
Baca Juga: Harry Kane Jadi Mimpi Buruk Real Madrid, Bawa Bayern Munich ke Semifinal
Marganda mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat berdampak serius terhadap lingkungan dan infrastruktur.
“Kalau saluran tersumbat, bukan hanya banjir, tapi juga bisa merusak fasilitas umum seperti jalan,” tegasnya.
Sementara itu, Satlantas Polres Pematangsiantar turut melakukan monitoring selama proses perbaikan berlangsung.
Baca Juga: Bayern Munich Singkirkan Real Madrid! Drama 7 Gol, Lolos ke Semifinal
Kasat Lantas, Friska Susana, menyebut perbaikan dilakukan oleh Pemprov Sumut karena Jalan Gereja merupakan ruas jalan provinsi.
“Perbaikan ini penting untuk mengurangi risiko kecelakaan, kemacetan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Kota Pematangsiantar. (rel)