SIANTAR, METRODAILY – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 tingkat Kecamatan Siantar Timur resmi dibuka oleh Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata sekaligus Ketua LPTQ Kota Pematangsiantar, Hamzah Fanshuri Damanik.
Pembukaan MTQN ditandai dengan pemukulan beduk di halaman Kantor Camat Siantar Timur, Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Rabu (15/4) pagi.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan Pawai Ta’aruf yang dilepas dari depan Monumen Raja Sang Naualuh Damanik di Jalan Sang Naualuh oleh Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua bersama para lurah se-kecamatan. Pawai kemudian melintasi Jalan Pattimura menuju Jalan Siatas Barita dengan diiringi marching band.
Baca Juga: Nikita Mirzani Kehilangan Banyak Kontrak Kerja Usai Kasus Hukum
Pawai tersebut diikuti siswa-siswi SD dan SMP negeri maupun swasta, perangkat kecamatan, tokoh agama, tokoh pemuda, serta organisasi keagamaan di Kecamatan Siantar Timur.
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Camat Siantar Timur Fernando H. Purba membacakan surat keputusan Dewan Hakim MTQN, sementara pelantikan Dewan Hakim dilakukan langsung oleh Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua.
Kegiatan pembukaan juga dimeriahkan penampilan lagu-lagu Islami dari Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dan Majelis Taklim Silaturahim Kecamatan Siantar Timur.
Baca Juga: Vionita Sihombing Angkat Isu Toxic Relationship di Single Baru
Hamzah Fanshuri Damanik dalam sambutannya menyampaikan bahwa MTQN merupakan sarana untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi berakhlak mulia.
“MTQN adalah sarana merawat kecintaan terhadap Al-Qur’an, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta membentuk generasi yang berakhlak mulia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, serta berpesan kepada peserta agar menjunjung tinggi sportivitas.
Baca Juga: Paula Verhoeven Tanggapi Isu Kedekatan dengan Arya Saloka: “Baru Dengar”
Hamzah turut berharap lahir qori dan qoriah terbaik dari Siantar Timur yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Camat Siantar Timur Masa Rahmat Zebua menegaskan bahwa MTQN menjadi wadah pembinaan nilai-nilai Al-Qur’an bagi generasi muda sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia serta seluruh unsur yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Jadikan ajang ini sebagai sarana meningkatkan kualitas diri dan silaturahmi, bukan semata-mata mencari kemenangan,” katanya.
Baca Juga: Jelang Pernikahan, Syifa Hadju Tampil Santai Tanpa Tanda Gugup
Camat juga berharap dewan hakim bekerja secara profesional dalam menjaring peserta terbaik. Ia menambahkan, Siantar Timur telah tiga kali berturut-turut meraih juara umum MTQN tingkat kota.
Pembukaan MTQN ke-58 kemudian ditutup dengan pemukulan beduk secara bergantian oleh Hamzah Fanshuri Damanik, Camat Siantar Timur, serta unsur Forkopimca. (Esa)
Editor : Editor Satu