Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Musrenbang 2027 Digelar, Bupati Tapteng Fokus Pemulihan Pascabencana

Editor Satu • Kamis, 16 April 2026 | 12:10 WIB
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, memukul gong sebagai tanda dibukanya Musrenbang RKPD Tahun 2027 di GOR Pandan, Selasa (15/4/2026).
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, memukul gong sebagai tanda dibukanya Musrenbang RKPD Tahun 2027 di GOR Pandan, Selasa (15/4/2026).

TAPTENG, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 di Gedung Serbaguna GOR Pandan, Selasa (15/4/2026).

Musrenbang ini merupakan lanjutan dari proses perencanaan pembangunan yang telah dimulai sejak tingkat desa dan kelurahan hingga kecamatan, sebagai bagian dari penyusunan arah kebijakan pembangunan daerah tahun mendatang.

Mengusung tema “Percepatan Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Ketahanan Bencana”, forum ini difokuskan pada upaya mempercepat pemulihan kondisi daerah sekaligus memperkuat sistem mitigasi dan respons terhadap bencana.

Baca Juga: Pria Ditemukan Tewas di Tepi Sungai Toba, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Kegiatan diawali dengan laporan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bappeda Tapanuli Tengah, serta diisi pemaparan dari perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Tengah.

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, dalam sambutannya mengakui Musrenbang tahun ini digelar dalam situasi yang tidak biasa, di tengah dampak pascabencana yang masih dirasakan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas pelayanan yang belum maksimal. Kami memahami masyarakat membutuhkan tindakan nyata,” ujar Masinton.

Baca Juga: Oknum Polisi Diduga Pembalak Hutan, Kejari Humbahas Limpahkan Kasus ke Pengadilan

Ia menegaskan, ke depan diperlukan perubahan paradigma pembangunan yang lebih berorientasi pada dampak langsung bagi masyarakat, dengan pelayanan yang adil dan berpihak kepada kelompok terdampak.

Menurutnya, Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum strategis untuk menata ulang arah pembangunan daerah agar lebih tangguh terhadap bencana dan inklusif dalam pelayanan publik.

Selain itu, Masinton juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik serta percepatan digitalisasi guna meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas layanan publik.

Baca Juga: Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sibuluan, Bobby Nasution Janji Bangun Sheetpile Cegah Banjir

Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pembangunan daerah.

Melalui forum ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus mewujudkan Tapanuli Tengah yang lebih tangguh dan sejahtera. (Zatam)

Editor : Editor Satu
#pemkab tapteng #Musrenbang RKPD 2027