TAPANULI UTARA, METRODAILY – Bencana angin puting beliung menerjang Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, mengakibatkan sedikitnya 23 unit rumah warga mengalami kerusakan, Minggu (22/4).
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara mencatat, rumah-rumah yang terdampak tersebar di dua desa, yakni Desa Hutauruk dan Desa Simanungkalit. Kerusakan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang, terutama pada bagian atap rumah warga.
Kepala pelaksana BPBD Tapanuli Utara langsung bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan darurat berupa terpal kepada warga terdampak sesaat setelah kejadian. Bantuan tersebut digunakan untuk menutup bagian rumah yang rusak agar tetap dapat dihuni sementara.
Baca Juga: Fellowship Tanoto Foundation 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Tahapan Seleksi
Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, turun langsung meninjau lokasi terdampak pada Senin (13/4). Ia didampingi sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah, di antaranya Plt Kadis Sosial PPPA Bontor Hutasoit, Plt Kadis Perkim dan Lingkungan Hidup Nokman Simanungkalit, Plt Kepala Pelaksana BPBD Binhot Aritonang, serta Camat Sipoholon.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Bupati menegaskan bahwa kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen dalam merespons cepat setiap bencana yang terjadi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Seluruh perangkat daerah juga harus tetap siaga dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pascabencana,” ujar JTP Hutabarat.
Baca Juga: Dinas Pendidikan Labuhanbatu Gelar Diskusi Sekolah Berbasis Minat dan Bakat
Selain melakukan peninjauan, Bupati juga menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan material bangunan kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan perbaikan rumah warga.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berupaya agar masyarakat dapat segera kembali menempati rumah masing-masing dengan aman dan nyaman.
“Pemerintah hadir untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Kita upayakan perbaikan secepatnya agar warga bisa kembali beraktivitas dengan tenang,” katanya.
Baca Juga: 10 Tahun Bersengketa, Rumah di Jalan Kenanga Psp Akhirnya Dieksekusi
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi ekstrem di wilayah tersebut. (Net)
Editor : Editor Satu