Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Wabup Tapteng Buka Seminar IBI, Tekankan Profesionalisme Bidan Pascabencana

Editor Satu • Senin, 13 April 2026 | 11:40 WIB
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi membuka Seminar Monitoring dan Evaluasi Ikatan Bidan Indonesia di GOR Pandan, Jumat (10/4/2026).
Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi membuka Seminar Monitoring dan Evaluasi Ikatan Bidan Indonesia di GOR Pandan, Jumat (10/4/2026).

TAPTENG, METRODAILY – Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, membuka Seminar Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang digelar Ikatan Bidan Indonesia (IBI) di GOR Pandan, Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrida (daring dan luring) ini mengangkat tema “Penguatan Peran dan Profesionalisme Bidan Dalam Transformasi Sistem Kesehatan Indonesia pada Situasi Bencana”. Acara turut dihadiri Ketua Umum PP IBI, Ade Zubaedah.

Dalam sambutannya, Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi kepada para bidan yang tetap siaga memberikan pelayanan kesehatan di tengah kondisi darurat, termasuk saat bencana ekologis melanda Tapanuli Tengah.

Baca Juga: Viral! Pose Mesra Dedi Mulyadi dan Ibunda Nagita Slavina Bikin Netizen Heboh

“Bidan adalah orang pertama yang memastikan ibu hamil di pengungsian tetap aman, bayi tetap mendapatkan asupan gizi, dan layanan persalinan tidak terhenti,” ujarnya.

Ia menegaskan, peran bidan sangat strategis dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama dalam menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), serta penanganan stunting melalui layanan kesehatan yang komprehensif.

Tiga Fokus Evaluasi Pascabencana

Dalam momentum pascabencana, Mahmud menitipkan tiga poin utama sebagai fokus evaluasi bagi para bidan, yakni kesiapsiagaan layanan di daerah rawan, perhatian terhadap kesehatan mental dan nutrisi, serta penguatan solidaritas tanpa batas.

Baca Juga: Inara Rusli Absen karena Sakit, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pekan Depan

Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah akan terus mendukung peningkatan fasilitas dan kapasitas tenaga bidan.

“Saya minta bidan tetap menjaga kode etik profesi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat. Jadilah bidan yang profesional, handal, dan berhati nurani,” tegasnya.

Peran Bidan Krusial di Tengah Keterbatasan

Sementara itu, Ketua Umum PP IBI, Ade Zubaedah, menyampaikan bahwa saat terjadi bencana, pihaknya langsung menggalang dukungan dari sesama bidan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Denada Klarifikasi Ayah Ressa, Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan

Ia menilai, peran bidan sangat krusial di tengah berbagai tantangan pelayanan kesehatan, mulai dari keterbatasan fasilitas di daerah terpencil hingga dinamika sosial budaya masyarakat.

“Meski menghadapi tekanan kerja tinggi, banyak bidan tetap menunjukkan dedikasi luar biasa, bahkan rela mengorbankan waktu, tenaga, dan materi demi pelayanan ibu dan anak,” ungkapnya. (Zatam)

Editor : Editor Satu
#ikatan bidan indonesia #seminar ibi