KARO, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Karo melakukan terobosan dalam dunia pendidikan dengan membuka peluang bagi guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk menjabat sebagai kepala sekolah, selama memenuhi syarat kompetensi.
Kebijakan ini ditegaskan Bupati Karo, Antonius Ginting, saat melantik kepala sekolah di lingkungan Pemkab Karo, Selasa (7/4/2026).
Didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, Antonius Ginting menekankan bahwa jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan peran strategis dalam membentuk kualitas pendidikan.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin pembelajaran, penggerak perubahan, dan teladan bagi guru serta siswa,” tegasnya.
PPPK Dapat Kesempatan Setara
Dalam arahannya, Bupati memberikan apresiasi kepada guru PPPK yang kini mendapat kesempatan yang sama untuk menjadi kepala sekolah.
Kebijakan ini menandai pergeseran paradigma, di mana:
- Status kepegawaian tidak lagi menjadi pembatas
- Kompetensi dan kinerja menjadi faktor utama
- Profesionalisme menjadi dasar penilaian
Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat meritokrasi dalam sistem pendidikan daerah.
Salah satu kepala sekolah yang dilantik, Eka Risti Flora Br Sinabariba, mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan.
Ia yang berstatus PPPK kini memimpin SMP Negeri 2 Laubaleng dan menyebut kesempatan ini sebagai motivasi bagi rekan-rekannya.
“PPPK juga punya peluang menjadi kepala sekolah. Ini amanah yang akan saya jalankan sebaik mungkin,” ujarnya.
Fokus pada Integritas dan Inovasi
Bupati Karo berpesan agar para kepala sekolah yang dilantik:
- Menjalankan tugas dengan integritas
- Mendorong inovasi pembelajaran
- Meningkatkan mutu pendidikan
- Membangun kolaborasi dengan berbagai pihak
- Mengelola sekolah secara transparan dan akuntabel
Melalui kebijakan ini, Pemkab Karo berharap kualitas pendidikan semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berkarakter, serta berdaya saing.
Langkah membuka peluang bagi PPPK menjadi kepala sekolah juga dipandang sebagai strategi memperluas basis kepemimpinan pendidikan yang profesional dan kompeten. (rel/pmg)
Editor : Editor Satu