KARO, METRODAILY – Perayaan Paskah Oikumene 2026 di Kabupaten Karo berlangsung khidmat dan penuh makna, ditandai dengan pawai religi yang menyatukan berbagai denominasi gereja dalam satu semangat kebersamaan.
Bupati Karo, Antonius Ginting, bersama jajaran Forkopimda turut ambil bagian dalam pawai yang digelar Jumat (10/4/2026).
Pawai diawali dari Gereja GBKP Kota dan berakhir di Jambur Milala Mas. Sepanjang rute, peserta menampilkan visualisasi kisah sengsara hingga wafat Yesus Kristus melalui prosesi jalan salib.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni keagamaan, tetapi juga sarana refleksi iman bagi umat Kristiani di Karo.
Dalam sambutannya, Antonius Ginting mengajak masyarakat menjadikan momentum Paskah sebagai penguat nilai-nilai kemanusiaan.
“Paskah menjadi momentum untuk menyebarkan semangat damai, kasih, dan persaudaraan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Warga Tersentuh, Jalan Salib Jadi Sorotan
Antusiasme masyarakat terlihat di sepanjang jalur pawai. Salah satu warga, PMG (40), mengaku terharu menyaksikan prosesi jalan salib yang diperankan peserta.
Ia menilai pengorbanan dalam prosesi tersebut menjadi pengingat akan makna penderitaan dan pengorbanan Yesus Kristus.
“Perjalanan itu melelahkan, tapi tidak sebanding dengan pengorbanan Yesus. Semoga Paskah membangkitkan iman kita,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Sekda Gelora Kurnia Putra Ginting, unsur DPRD, TP PKK, Dharma Wanita, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).
Kehadiran lintas elemen ini mempertegas bahwa perayaan Paskah tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum memperkuat harmoni sosial di Kabupaten Karo. (rel/pmg)
Editor : Editor Satu