Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Gubsu Bobby Amankan Dana Rp23,32 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumut hingga 2028

Editor Satu • Sabtu, 11 April 2026 | 12:10 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau lokasi banjir di Tapanuli Tengah dan berdialog dengan warga terdampak dalam upaya pemulihan pascabencana.
Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau lokasi banjir di Tapanuli Tengah dan berdialog dengan warga terdampak dalam upaya pemulihan pascabencana.

MEDAN, METRODAILY – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, berhasil memperjuangkan peningkatan alokasi dana dari pemerintah pusat untuk pemulihan pascabencana hingga mencapai Rp23,32 triliun.

Anggaran tersebut tertuang dalam Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) untuk periode 2026–2028, yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD) dan dialokasikan secara bertahap selama tiga tahun.

Pada 2026, pemerintah pusat mengalokasikan dana sebesar Rp8,94 triliun, dengan rincian Rp6,5 triliun untuk kewenangan pusat dan Rp2,44 triliun untuk Pemerintah Provinsi Sumut.

Baca Juga: Groundbreaking Jembatan Garuda di Karo Dimulai, TNI Dorong Percepatan Konektivitas Wilayah

“Rata-rata per tahun dana TKD mencapai Rp7,78 triliun selama tiga tahun. Ini bagian dari upaya bersama untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumut,” ujar Bobby Nasution, Kamis (9/4/2026).

Selanjutnya, pada 2027 alokasi anggaran mencapai Rp7,97 triliun, terdiri dari Rp4,62 triliun untuk pusat dan Rp3,35 triliun untuk daerah. Sementara pada 2028, anggaran sebesar Rp6,40 triliun dialokasikan dengan porsi Rp2,07 triliun untuk pusat dan Rp4,32 triliun untuk provinsi.

Secara keseluruhan, total dana yang digelontorkan untuk program pemulihan pascabencana di Sumut mencapai Rp23,32 triliun hingga 2028.

Baca Juga: Bupati Karo Hadiri RUPS Bank Sumut, Bahas Laba, Modal hingga Arah Bisnis 2026

Bobby menegaskan, alokasi anggaran tersebut sangat penting mengingat dampak bencana di sejumlah wilayah Sumut cukup besar, mulai dari kerusakan infrastruktur, fasilitas umum, permukiman warga hingga lahan pertanian akibat banjir bandang dan longsor.

“Proses pemulihan tidak bisa selesai dalam waktu singkat. Dibutuhkan perencanaan matang, mulai dari relokasi, pembangunan kembali hingga pemulihan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah pusat yang dinilai menunjukkan kuatnya kolaborasi antara pusat dan daerah dalam penanganan bencana.

Baca Juga: Seleksi Paskibraka Karo 2026 Resmi Dibuka, Diikuti Pelajar Terbaik dari Berbagai Sekolah

“Kami berterima kasih kepada Presiden. Ini bukti bahwa pemerintah daerah tidak sendiri, termasuk dukungan dari berbagai pihak dalam memulihkan kondisi masyarakat,” pungkas Bobby.

Program pemulihan ini diharapkan mampu mempercepat rehabilitasi wilayah terdampak sekaligus memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (Rel/dis)

Editor : Editor Satu
#dana pemulihan bencana #pemulihan pascabencana #Gubsu Bobby Nasution