SIDIMPUAN, METRODAILY-PT Agincourt Resources (PTAR) memilih SMK Negeri 2 Padangsidimpuan sebagai penerima laboratorium dan simulator safety riding dari Astra Motor. Dan ini menjadi sekolah ke empat di Indonesia sebagai pusat pendidikan keselamatan berkendara bagi remaja.
Kamis (9/4/2026) pagi, Astra Motor menurunkan pelatih bagi instruktur keselamatan berkendara di laboratorium safety riding SMK Negeri 2 Padangsidimpuan. Ke depan, instruktur yang akan bertugas memberikan penilaian tingkat keselamatan berkendara dengan alat simulator.
Di laboratorium yang telah dibangun pada November 2025 lalu ini, selain simulator juga tersedia perangkat keselamatan berkendara berupa helm, pelindung badan, pelindung siku dan lutut serta sepatu dan sarung tangan.
Michael, Manajer Komunikasi Pemasaran Astra Motor menjelaskan, Astra dalam usahanya tidak sekadar menjual sepeda motor. Tetapi juga mengedukasi penggunanya agar bijak dan selamat dalam berkendara.
"Sehingga ketika mereka di jalan raya, mereka tidak mencelakai dirinya dan orang lain," katanya.
Astra, kata Michael, berkomitmen mendidik generasi muda usia remaja menggunakan sepeda motor sebagai alat memudahkan hidup terutama dalam mencari ilmu.
Dan dengan laboratorium safety riding ini, akan menyebarkan perilaku yang baik dalam keselamatan berkendara pada usia remaja di SMKN 2 Padangsidimpuan, sekolah lain, hingga kebiasaan ini jadi perubahan baik di Kota Padangsidimpuan dan sekitarnya.
"Dan berikutnya, kita biasa akan membuat program di sekolah, supaya kebiasaan ini dapat berkelanjutan. Dan kita biasa membuat perlombaan antar sekolah sampai tingkat nasional, tujuannya agar sekolah semakin termotivasi safety riding terus berlanjut," tambahnya.
Dan saat ini, Astra Motor telah mendukung laboratorium safety riding di empat sekolah di Indonesia. Di antaranya, di Kota Solo, Semarang, Bali Mandara dan Kota Padangsidimpuan.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Padangsidimpuan Zendro Hasibuan menyebut, bantuan Astra Motor ini sangat baik bagi pengembangan kurikulum jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor di sekolah tersebut.
"Tetapi, kita juga membuka bagi sekolah dan pihak lain dalam menggunakan laboratorium ini. Tetapi jadwalnya harus diatur lagi, dan tertib. Tujuan kolaborasi ini meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara tidak hanya bagi siswa SMKN 2," ungkapnya.
Superintendent Community Services PTAR, Yayan Nuryawan mengatakan, PTAR sebagai bagian dari Grup Astra, berkomitmen mendukung sekolah-sekolah yang ada di wilayah kerjanya. Dan memilih SMKN 2 Padangsidimpuan dengan harapan akan memberikan dampak yang luas dalam perilaku keselamatan berkendara.
"Kemudian, kami berharap tidak hanya anak-anak (SMKN 2) ini saja, tetapi siswa yang lain bisa menggunakan, bisa berlatih di sini. Karena kita selama ini tidak pernah belajar safety riding, hanya pandai berkendara," ungkapnya.
Terakhir, PTAR berharap laboratorium safety riding ini, akan membawa kebiasaan anak-anak berperilaku bijak dan selamat dalam berkendara. Sehingga menekan angka kematian dan cacat pada remaja karena kecelakaan di jalan raya. (SAN)
Editor : SAMMAN