Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jelang HUT ke-193, Pemkab Simalungun Ziarah ke Makam Raja Marpitu hingga Riau

Editor Satu • Rabu, 8 April 2026 | 14:20 WIB
Rombongan Pemkab Simalungun melakukan ziarah dan tabur bunga di makam Raja Marpitu dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun.
Rombongan Pemkab Simalungun melakukan ziarah dan tabur bunga di makam Raja Marpitu dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun.

SIMALUNGUN, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menggelar ziarah ke makam Raja Marpitu dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-193 Kabupaten Simalungun Tahun 2026. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 6–8 April 2026, dengan menelusuri sejumlah situs pemakaman raja-raja terdahulu.

Rombongan dipimpin langsung Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, serta diikuti jajaran pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, camat, hingga pangulu nagori.

Dalam rangkaian ziarah tersebut, rombongan mengunjungi sejumlah makam raja yang tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya makam Raja Raya di Kecamatan Raya, Raja Panei di Kecamatan Panombeian Panei, Raja Tanah Jawa di Kecamatan Tanah Jawa, Raja Purba di Kecamatan Purba, Raja Silimakuta di Kecamatan Pamatang Silimahuta, serta Raja Dolog Silou di Kecamatan Dolog Silou.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Sumut Diguyur Hujan Lebat Sepekan, Siantar–Simalungun Waspada Petir & Angin Kencang

Tak hanya itu, rombongan juga menziarahi makam Raja Siantar, Sangnaualuh Damanik, yang berada di Bengkalis, Provinsi Riau, serta jorat di Kota Pematangsiantar.

Di setiap lokasi, rombongan disambut para juru kunci yang merupakan keturunan langsung para raja. Prosesi adat Simalungun turut dilaksanakan dan dipandu oleh Djapaten Purba selaku pemangku adat dan cendekiawan Simalungun.

Rangkaian upacara diawali dengan ritual Maranggir dan Mamuhun, sebagai bentuk doa dan permohonan restu kepada leluhur. Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi tabur bunga di setiap makam yang dikunjungi.

Baca Juga: Birokrasi Aceh Singkil Disorot: Sekda hingga 17 Jabatan Eselon II Rangkap, Dugaan Nepotisme Mencuat

Secara kultural, ziarah ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut dimaknai sebagai upaya “mengundang” para leluhur agar turut meridhai dan memberkati peringatan Hari Jadi Kabupaten Simalungun.

Pemkab Simalungun menilai, ziarah ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa kini, sekaligus memperkuat ikatan spiritual serta nilai-nilai budaya yang diwariskan para pendiri daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kearifan lokal, serta nilai-nilai luhur budaya Simalungun dapat terus terjaga dan menjadi fondasi dalam pembangunan daerah menuju Simalungun yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat. (Esa)

Editor : Editor Satu
#ziarah ke makam raja marpitu #pemkab simalungun