MANDAILING NATAL, METRODAILY – Warga Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dihebohkan dengan munculnya titik panas di lantai Masjid Al Muhajirin.
Fenomena tersebut sempat dikaitkan dengan aktivitas Gunung Sorik Marapi. Namun, pihak Badan Geologi memastikan bahwa kemunculan panas itu kemungkinan besar tidak berhubungan dengan peningkatan aktivitas gunung api.
Pengamat Gunungapi Sorik Marapi dari Badan Geologi, Aris Munandi, menjelaskan jarak antara lokasi masjid dengan gunung mencapai sekitar 13 kilometer, sehingga kecil kemungkinan ada keterkaitan langsung.
Baca Juga: Travel Umroh Abal-abal di Sumut Tipu Puluhan Warga, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah
“Penyebabnya bisa bermacam-macam, salah satunya setelah aliran listrik dipadamkan, suhu sempat mengalami penurunan,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Hingga saat ini, suhu panas masih terasa di bagian lantai masjid, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga setempat.
Sebagai langkah tindak lanjut, pemerintah desa bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan melakukan pembongkaran pada bagian keramik lantai masjid yang menjadi titik sumber panas.
Baca Juga: Korupsi Proyek Jalan, Rp7,2 Miliar Diduga Mengalir ke Plt Kadis PUPR Madina
Kepala Desa Parbangunan, Miswar, mengatakan pembongkaran dilakukan untuk memastikan penyebab pasti serta mencegah potensi bahaya lebih lanjut.
“Sesuai rencana, hari ini akan dilakukan pembongkaran keramik lantai masjid di titik yang dirasakan panas,” jelasnya.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat tetap tenang sembari menunggu hasil pemeriksaan lanjutan dari pihak terkait. (Net)
Editor : Editor Satu