Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Belasan Rumah di Simarimbun Terendam Banjir, Drainase Tersumbat Jadi Biang Kerok

Editor Satu • Senin, 6 April 2026 | 10:30 WIB
Warga membersihkan rumah dari lumpur dan sisa banjir setelah air surut di Kelurahan Simarimbun, Pematangsiantar.
Warga membersihkan rumah dari lumpur dan sisa banjir setelah air surut di Kelurahan Simarimbun, Pematangsiantar.

SIANTAR, METRODAILY – Sedikitnya 13 unit rumah warga di Jalan Parapat Km 4,5, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut, Sabtu (4/4/2026) malam.

Banjir dipicu meluapnya drainase atau saluran air di sekitar permukiman warga. Air tidak mengalir dengan baik karena adanya penyumbatan pada jalur drainase dari arah Jalan Parapat menuju saluran persawahan Suka Mulia.

Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak, menjelaskan informasi banjir awalnya diterima Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Bripka Johannes C Siregar, dari Kepala Lingkungan I, Jekson Sitinjak.

Baca Juga: Lansia Dipukuli ODGJ hingga Muntah Darah, Pelaku Diboyong ke RSJ Medan

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan monitoring. Hasilnya, banjir terjadi karena kombinasi hujan deras dan sistem drainase yang tidak berfungsi optimal.

“Drainase dari arah Jalan Parapat ke persawahan Suka Mulia tidak mengalir karena tersumbat. Akibatnya, air tidak terbagi dan seluruhnya mengarah ke kawasan permukiman,” ujar Doni.

Selain itu, air juga tidak tertampung di pintu air Sungai Bahkora di Simpang PU Pengairan, sehingga meluap dan menggenangi rumah warga.

Baca Juga: HP Dicuri, Uang Rp20 Juta di Rekening Ludes! Pelaku Dibekuk saat Akses Aplikasi

Dari pendataan di lapangan, sebanyak 13 rumah warga terdampak banjir. Di antaranya milik Harapan Sirait, Yunus Siahaan, Parlindungan Marbun, Op Meri Hutahaean, Parulian Siamanjuntak, Anggiat Tambunan, hingga Deni Sirait.

Selain itu, rumah warga lainnya yang terdampak yakni milik Frengki Sirait, Juli Fransiskus Siregar, Jekson Sitinjak, Bernat Marpaung, Hotlen Siahaan, dan Fredy Sihotang.

Sebagai langkah penanganan, pihak kepolisian bersama pemerintah kelurahan dan warga akan melaksanakan gotong royong untuk membuka saluran air yang tersumbat, khususnya jalur dari Jalan Parapat menuju persawahan Suka Mulia.

Baca Juga: 1.500 Pelajar Ramaikan Fun Run 10K Siantar, Wali Kota Ajak Hidup Sehat

“Dengan membuka saluran air tersebut, diharapkan saat hujan deras air bisa terbagi dan tidak lagi meluap ke permukiman warga,” jelas Doni.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi juga bertujuan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Saat ini, banjir dilaporkan telah surut. Warga mulai membersihkan rumah masing-masing dari sisa lumpur dan genangan air.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sejumlah perabot rumah tangga warga mengalami kerusakan akibat terendam air,” pungkasnya. (Rel)

Editor : Editor Satu
#banjir di siantar #simarimbun #drainase tersumbat