Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Pascabencana, WVI dan YEU Serahkan Jaringan Air Bersih ke Pemkab Tapteng

Editor Satu • Kamis, 2 April 2026 | 12:35 WIB

 

Serah terima bantuan jaringan pipanisasi air bersih dari Wahana Visi Indonesia dan YEU kepada Pemkab Tapteng di Desa Parjalihotan Baru.
Serah terima bantuan jaringan pipanisasi air bersih dari Wahana Visi Indonesia dan YEU kepada Pemkab Tapteng di Desa Parjalihotan Baru.

TAPTENG, METRODAILY – Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah terus diperkuat. Wahana Visi Indonesia bersama YAKKUM Emergency Unit (YEU) menyerahkan jaringan pipanisasi air bersih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (31/3/2026).

Serah terima dilakukan di Desa Parjalihotan Baru, Kecamatan Pinangsori, sebagai bagian dari rekonstruksi sumber air bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Penyerahan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh para pihak, sekaligus menandai dimulainya pengelolaan sistem air bersih oleh pemerintah desa.

Baca Juga: Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Wali Kota Sibolga Bidik Opini WTP Lagi

Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu melalui Plh Kepala Dinas PMD, Ernita Naibaho, menyampaikan bahwa program ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan lembaga kemanusiaan.

“Pipanisasi air bersih skala desa ini merupakan wujud sinergitas yang sangat baik dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi peran aktif WVI dan YEU dalam membantu penyediaan akses air bersih yang layak bagi warga.

Baca Juga: Kapolres Sibolga: Seleksi Polri 2026 Gratis, Tak Ada Titipan dan Pungutan!

Akses Air Bersih untuk Warga Terdampak

Response Manager WVI, Berwadin Simbolon, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan pipanisasi bertujuan memastikan akses air bersih yang aman, berkelanjutan, dan mudah dijangkau.

“Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana, agar kebutuhan dasar mereka dapat terpenuhi,” katanya.

Bantuan yang disalurkan meliputi berbagai material utama untuk pembangunan jaringan air bersih, antara lain:

  • Pipa PVC berbagai ukuran dan tipe
  • Pipa besi galvanis
  • Material konstruksi seperti semen dan besi
  • Perlengkapan teknis seperti lem pipa
  • Alat keselamatan kerja (sepatu boots, sarung tangan, helm)

Baca Juga: Humbahas Triathlon 2026 Targetkan 2 Ribu Peserta, Bidik Sport Tourism Kelas Dunia

Selain itu, YEU juga menyalurkan tambahan pipa dan material pendukung seperti pasir untuk memperkuat pembangunan infrastruktur.

Tanggung Jawab Beralih ke Desa

Dengan ditandatanganinya serah terima, pengelolaan dan perawatan jaringan pipanisasi kini menjadi tanggung jawab Pemerintah Desa Parjalihotan Baru bersama masyarakat.

Pemkab Tapteng juga mengimbau warga untuk menjaga fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

“Dengan adanya pipanisasi ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat meningkat,” kata Ernita.

Baca Juga: Dukung KONI, Bupati Karo Targetkan Atlet Lokal Tembus Podium Nasional

Program ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana di masa depan.

Kolaborasi lintas sektor seperti ini dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pemulihan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak. (zatam)

Editor : Editor Satu
#jaringan pipanisasi air bersih #pemkab tapteng