Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kapolres Sibolga: Seleksi Polri 2026 Gratis, Tak Ada Titipan dan Pungutan!

Editor Satu • Kamis, 2 April 2026 | 12:00 WIB

 

Kapolres Sibolga Eddy Inganta menyaksikan penandatanganan pakta integritas seleksi penerimaan anggota Polri 2026 di Polres Sibolga.
Kapolres Sibolga Eddy Inganta menyaksikan penandatanganan pakta integritas seleksi penerimaan anggota Polri 2026 di Polres Sibolga.

SIBOLGA, METRODAILY – Kapolres Sibolga Eddy Inganta menegaskan proses seleksi penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026 berlangsung bersih, transparan, dan tidak dipungut biaya.

Penegasan itu disampaikan saat kegiatan pengambilan sumpah panitia, peserta, dan orang tua serta penandatanganan pakta integritas yang digelar secara virtual bersama Biro SDM Polda Sumut di Aula Dr. H. M. Jasin Polres Sibolga, Selasa (31/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Sumut Sonny Irawan dan diikuti jajaran internal, pengawas, instansi terkait, peserta seleksi, serta orang tua.

Baca Juga: Humbahas Triathlon 2026 Targetkan 2 Ribu Peserta, Bidik Sport Tourism Kelas Dunia

Kapolres menegaskan, tidak ada pungutan dalam proses seleksi dan seluruh tahapan dilakukan secara objektif.

“Seleksi ini tidak dipungut biaya. Kami minta peserta percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak yang menjanjikan kelulusan,” tegas Eddy.

Ia juga mengingatkan agar peserta tidak tergiur praktik percaloan yang mengatasnamakan kelulusan.

Baca Juga: Dukung KONI, Bupati Karo Targetkan Atlet Lokal Tembus Podium Nasional

Komitmen Rekrutmen Bersih (BETAH)

Menurutnya, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan seleksi yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis atau dikenal dengan prinsip BETAH.

Melalui sumpah dan pakta integritas, seluruh pihak—baik panitia, peserta, maupun orang tua—diikat komitmen untuk menjaga proses seleksi dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

“Semua proses harus berjalan jujur, adil, dan bebas intervensi,” ujarnya.

Keterlibatan orang tua dalam penandatanganan pakta integritas juga dinilai penting sebagai bentuk pengawasan moral.

Baca Juga: Bupati Karo Gandeng LAKI, Perkuat Adat di Tengah Arus Modernisasi

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat komitmen peserta untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi secara jujur dan mengandalkan kemampuan sendiri.

Dorong SDM Polri Presisi

Kapolres menambahkan, seleksi yang bersih akan melahirkan sumber daya manusia Polri yang profesional, unggul, dan berintegritas.

“Ini bagian dari upaya mewujudkan SDM Polri yang Presisi di masa depan,” pungkasnya. (net)

Editor : Editor Satu
#seleksi polri 2026 #Kapolres Sibolga