TAPSEL, METRODAILY – Kepala Polres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, menegaskan stabilitas keamanan menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pembangunan daerah.
Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang digelar Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (30/3/2026).
Menurutnya, tanpa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, berbagai program pembangunan berpotensi tidak berjalan efektif.
“Tanpa keamanan yang kondusif, pembangunan hanya akan menjadi rencana di atas kertas,” tegasnya.
Baca Juga: Korupsi LKPj Terbongkar! Eks Kabag Tapem Madina Ditahan, Negara Rugi Rp639 Juta
Yon Edi menjelaskan, berbagai potensi gangguan seperti konflik sosial, kriminalitas, hingga persoalan lapangan lainnya kerap menjadi penghambat realisasi program jika tidak diantisipasi sejak awal.
Karena itu, ia menekankan peran kepolisian tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga terlibat sejak tahap perencanaan guna memetakan potensi kerawanan.
“Kami tidak ingin hadir hanya ketika masalah muncul. Pengawalan harus dimulai sejak perencanaan,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat yang tidak berhenti pada forum formalitas, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan.
Baca Juga: 400 KK Terendam Banjir di Tapteng, BNPB Ungkap Penyebab: Waspadai Banjir Susulan
Menurutnya, Musrenbang seharusnya menjadi ruang strategis untuk mengidentifikasi persoalan riil, termasuk aspek keamanan, yang dapat menghambat pembangunan.
“Jika perencanaan tidak menyentuh akar persoalan, maka risiko kegagalan program akan tetap tinggi,” katanya.
Polres Tapanuli Selatan, lanjutnya, berkomitmen memperkuat langkah preventif, deteksi dini, serta pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan agar berjalan optimal dan bebas dari gangguan.
“Keamanan adalah fondasi. Jika fondasi ini rapuh, pembangunan sebesar apa pun tidak akan bertahan,” pungkasnya. (net)