Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Jejak Harimau Sumatera Muncul Dekat Permukiman, Warga Palas Diminta Siaga

Editor Satu • Selasa, 31 Maret 2026 | 15:30 WIB
Pj Sekda Padang Lawas Panguhum Nasution menyampaikan imbauan terkait kemunculan jejak Harimau Sumatera.
Pj Sekda Padang Lawas Panguhum Nasution menyampaikan imbauan terkait kemunculan jejak Harimau Sumatera.
 
PALAS, METRODAILY – Warga di dua kecamatan di Kabupaten Padang Lawas diminta meningkatkan kewaspadaan setelah ditemukan jejak Harimau Sumatera di sekitar permukiman.

Kemunculan jejak predator langka tersebut terdeteksi di Kecamatan Sosopan dan Kecamatan Lubuk Barumun, memicu kekhawatiran masyarakat.

Di Desa Aekbargot, Kecamatan Sosopan, warga melaporkan melihat langsung harimau melintas di area persawahan yang berdekatan dengan permukiman.

Sementara di wilayah Pulo Joring, Desa Pagaran Mompang, Kecamatan Lubuk Barumun, jejak kaki harimau ditemukan di sekitar kebun warga, tidak jauh dari jembatan rambin (titi gantung).

Belum Ada Korban, Ancaman Tetap Nyata

Pj Sekda Panguhum Nasution menyampaikan hingga kini belum ada laporan korban, baik manusia maupun ternak.

Namun, potensi konflik manusia dan satwa liar tetap tinggi.

“Warga yang beraktivitas di kebun diminta tidak sendirian dan tetap waspada,” ujarnya.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa Harimau Sumatera merupakan satwa yang dilindungi.

Masyarakat diminta:

  • Tidak melakukan tindakan berbahaya terhadap satwa
  • Menghindari aktivitas sendirian di area rawan
  • Segera melapor jika melihat keberadaan harimau

BKSDA Diminta Segera Turun Tangan

Pemkab berharap Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Utara segera turun ke lokasi untuk melakukan penanganan sesuai prosedur.

Langkah cepat dinilai penting untuk:

  • Mencegah konflik manusia-satwa
  • Menjaga keselamatan warga
  • Melindungi habitat alami harimau

Kemunculan harimau di dekat permukiman menjadi indikasi adanya:

  • Perubahan habitat
  • Tekanan lingkungan
  • Berkurangnya ruang jelajah satwa

Situasi ini menuntut respons cepat dan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat. (net)

Editor : Editor Satu
#Sekda Palas #jejak harimau sumatera