ASAHAN, METRODAILY – Upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera Utara kian mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Asahan Tahun 2027.
Bupati Kabupaten Batu Bara, Baharuddin Siagian, hadir langsung dalam forum yang digelar di Aula Melati, Kantor Bupati Kabupaten Asahan, Jumat (27/3/2026).
Kehadiran Baharuddin menegaskan komitmen memperkuat sinergi pembangunan antarwilayah, terutama antara Batu Bara dan Asahan yang memiliki keterkaitan historis sebagai daerah pemekaran.
“Kerja sama antardaerah harus terus diperkuat untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Kades di Labura Dituding Ingkar Janji, Sengketa Kebun Sawit Rp425 Juta Memanas
Dalam forum tersebut, salah satu fokus utama yang dibahas adalah rencana pembangunan jembatan penghubung desa-desa di wilayah perbatasan Batu Bara–Asahan.
Proyek ini dinilai strategis karena akan:
- Membuka akses wilayah terisolasi
- Mempercepat mobilitas barang dan orang
- Menguatkan konektivitas kawasan pesisir
Target Besar: Jalur Pesisir Medan–Labuhanbatu
Baharuddin mengungkapkan, pembangunan jembatan tersebut menjadi bagian dari rencana besar pengembangan jalan pesisir yang menghubungkan Medan hingga Labuhanbatu.
Jika terwujud, jalur ini akan menjadi koridor alternatif strategis yang:
- Mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir
- Mempercepat distribusi hasil perikanan dan pertanian
- Mengurangi ketergantungan pada jalur darat utama
Baca Juga: Lansia Ditemukan Tewas Tersangkut di Sungai Labura, Diduga Hanyut Usai Pulang dari Kebun
Bupati Batu Bara menilai kedua daerah memiliki potensi sumber daya alam yang saling melengkapi, sehingga kolaborasi menjadi kunci optimalisasi pembangunan.
Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan pesisir dan perbatasan.
Musrenbang Jadi Forum Sinkronisasi Program
Musrenbang RKPD menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah untuk:
- Menyelaraskan program pembangunan
- Menentukan prioritas infrastruktur
- Mendorong integrasi kebijakan lintas wilayah
Forum ini sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam merancang pembangunan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan. (raka)