ASAHAN, METRODAILY – Respons cepat Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) memulihkan akses vital warga di Desa Lubuk Palas, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan.
Jembatan modular yang dibangun sebagai solusi darurat akhirnya rampung dan sudah dapat digunakan masyarakat untuk menghubungkan Desa Lubuk Palas dengan Desa Silau Baru.
Pembangunan ini menjadi langkah strategis membuka kembali jalur ekonomi warga yang sebelumnya terhambat.
Baca Juga: Jadwal Haji 2026 Tetap: Jamaah Masuk Asrama 21 April, Berangkat 22 April
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Donny Pramono, mengatakan pembangunan dilakukan oleh Kodim 0208/Asahan melalui Koramil 07/Air Joman bersama personel Yonzipur 1/Dhira Dharma.
“Jembatan ini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai akses penghubung utama,” ujarnya, Senin (30/3/2026).
Dari Survei hingga Finishing: Dibangun Bertahap dan Presisi
Pembangunan dilakukan secara sistematis dan terukur:
- Tahap awal: survei lokasi, pengukuran bentang, serta analisis daya dukung
- Tahap konstruksi: pengecoran fondasi dan pembangunan penopang di kedua sisi
- Perakitan: rangka modular dirakit di lokasi bersama teknisi dan warga
- Finishing: pemasangan pelat lantai dan penimbunan oprit
Baca Juga: Jawara Fighting Championship Rebutkan Sabuk Bergengsi, Petarung Simalungun Bersinar
Keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan mempercepat penyelesaian sekaligus memperkuat semangat gotong royong.
Rampungnya jembatan ini menjadi titik balik pemulihan aktivitas warga, terutama dalam:
- Mobilitas harian masyarakat
- Distribusi hasil pertanian
- Kelancaran arus barang dan jasa
“Keberadaan jembatan ini diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Donny.
Sebagai penanda selesainya pembangunan, Bendera Merah Putih dikibarkan di lokasi jembatan—menjadi simbol kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan di lapangan. (rel)