PINANGSORI, METRODAILY - Pemerintah pusat mempercepat pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana di Tapanuli Tengah.
Kedatangan kedua menteri tersebut disambut langsung oleh Bupati Masinton Pasaribu, yang memastikan kesiapan daerah dalam mendukung percepatan proyek.
Dalam peninjauan itu, Maruarar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar pembangunan huntap dapat selesai tepat waktu dan segera dihuni masyarakat terdampak.
Baca Juga: Gerakan ASRI, Pemkab Tapteng Bersihkan Pantai demi Selamatkan Ekosistem
“Kita ingin korban bencana secepatnya tinggal di huntap, agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik,” tegasnya.
Ia menambahkan, pembagian peran harus jelas—pemerintah daerah bertanggung jawab pada kesiapan lahan dan data penerima, sementara pemerintah pusat menjalankan pembangunan sesuai usulan yang diajukan.
Sementara itu, Masinton Pasaribu menyampaikan bahwa saat ini sebanyak 118 unit huntap tengah dibangun di kawasan Asrama Haji Pinangsori untuk korban bencana alam.
Ia juga memastikan Pemkab Tapteng siap menindaklanjuti pembangunan tahap berikutnya dengan menyiapkan lahan tambahan.
Baca Juga: Bantuan Rp2,9 Miliar Digelontorkan ke Taput, Bupati Tekankan Data Jujur
“Sesuai permintaan, kami akan secepatnya menyiapkan lahan untuk pembangunan huntap tahap kedua,” ujarnya.
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya validitas data penerima bantuan melalui sistem by name by address agar distribusi hunian tepat sasaran.
Kunjungan ini menegaskan bahwa percepatan pemulihan pascabencana tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada koordinasi lintas pemerintahan dan akurasi data penerima manfaat. (zatam)