TAPSEL, METRODAILY-Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyebut Tapanuli Selatan (Tapsel) paling cepat dalam membangun hunian tetap bagi para korban bencana hidrometeorologi atau Banjir Sumatra.
Maruarar juga memuji Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu dalam penanganan bencana alam. Ini disampaikan Maruarar saat menyerahkan kunci hunian tetap sebanyak 120 unit untuk korban bencana banjir di Dusun Taman Sari, Batangtoru, Tapsel, Jumat (27/3/2026).
"Tapanuli Selatan menjadi kabupaten yang pertama yang sudah selesai membangun huntap," ucapnya.
Ada sebanyak 227 unit hunian tetap bagi warga korban banjir bandang di daerah aliran sungai (DAS) Batangtoru. 120 unit sudah siap huni dan langsung diserahkan Maruarar bagi warga.
Maruarar hadir bersama rombongan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam peresmian hunian tetap ini.
Sementara pembangunan hunian tetap di Batangtoru dilakukan secara gotong royong oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia di atas lahan milik PTPN IV Regional I Batangtoru. Selain bangunan, yayasan ini juga memberikan perabotan rumah tangga.
Menurut Maruarar, melihat progres pembangunan 1.103 hunian tetap di seluruh Sumatra Utara, daerah Tapsel menjadi kabupaten yang tercepat prosesnya.
"Saya harus memberikan apresiasi kepada Bupati Tapsel Gus Irawan karena yang paling cepat dan paling masif pengerjaan huntap ada di Tapsel," katanya.
Sebelumnya, pada 20 Desember 2025 lalu, Maruarar dan Tito Karnavian melakukan peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap secara bersama-sama untuk wilayah Sumatra Utara.
Ada empat kabupaten dan kota yang mendapat hunian tetap, di antaranya Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan dan Kota Sibolga. (SAN)
Editor : Editor Satu