SIMALUNGUN, METRODAILY – Seorang sopir truk, Fanhoten Tampubolon (31), ditemukan meninggal dunia di dalam truk yang dikemudikannya, Rabu (25/3) sekitar pukul 19.30 WIB.
Korban ditemukan dalam posisi terbaring di jok depan truk BK 8685 TS yang terparkir di pinggir jalan Kampung Pinus, Dusun Batu Marandor, Nagori Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, mengatakan pihaknya menerima laporan dari kepala desa setempat terkait adanya pria yang ditemukan meninggal di dalam truk.
Baca Juga: Polres Siantar Jaga Ketat Objek Vital: Bank hingga Pertamina
Berdasarkan keterangan saksi, kendaraan tersebut sudah terparkir sejak siang hari.
Saksi Pinta Sitorus (53) menyebut truk terlihat berhenti sejak sekitar pukul 14.00 WIB dengan mesin mati dan lampu hazard menyala. Hal serupa disampaikan saksi lain, Masril Sihaloho (53), yang melihat kondisi tersebut saat hendak ke ladang.
“Tidak ada kecurigaan saat itu, karena truk memang parkir seperti biasa,” ujarnya.
Ditemukan Tanpa Tanda Kekerasan
Saat petugas dari Polsek Dolok Pardamean tiba di lokasi, korban ditemukan dalam posisi seperti sedang tidur, menggunakan bantal dengan kepala mengarah ke pintu kiri.
Baca Juga: Asri Welas Bawa Anak Berobat ke Korea, Kejar Diagnosis Akurat
Kondisi korban menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan. Di sekitar tubuh korban ditemukan balsem otot dalam keadaan terbuka, yang mengindikasikan korban sempat merasakan keluhan fisik sebelum meninggal.
Pemeriksaan luar oleh petugas medis dari Puskesmas Dolok Pardamean juga memastikan tidak ada indikasi kekerasan pada tubuh korban.
Dari penelusuran, diketahui korban sebelumnya mengemudikan truk bermuatan pakan ikan dari arah Medan menuju lokasi bongkar muat di wilayah Pamatang Sidamanik.
Baca Juga: Ria Ricis Tersentuh Didoakan Aisar Khaled di Depan Ka’bah, Sinyal Hubungan Makin Dekat?
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Mereka juga mengungkapkan korban kerap mengeluh sakit perut sebelumnya.
“Sebab kematian diduga akibat angin duduk,” ujar Verry.
Jenazah Diserahkan ke Keluarga
Setelah proses identifikasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Dusun Panglong, Nagori Parik Sabungan, Kecamatan Dolok Pardamean.
Keluarga telah menandatangani surat pernyataan resmi tidak dilakukan autopsi, sehingga proses penanganan kasus dinyatakan selesai. (rel)