MEDAN, METRODAILY – Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara memperketat pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di Terminal Bus Amplas, Selasa (24/3/2026).
Langkah ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Toba 2026 untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan, khususnya pada arus balik.
Pengamanan dilakukan oleh personel Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut yang dipimpin Zeplin Sianturi.
Di lapangan, petugas melakukan:
- Pemantauan arus penumpang
- Pendataan keberangkatan
- Pengawasan situasi keamanan terminal
Baca Juga: Tradisi 67 Tahun HAGAF Labura Makin Semarak, Seni Bordah Akhirnya Dipertandingkan
Berdasarkan hasil pemantauan, sebanyak 17 penumpang terverifikasi di loket keberangkatan, terutama dengan tujuan Pulau Jawa.
Zeplin menegaskan, kehadiran personel bukan hanya untuk pengamanan rutin, tetapi juga sebagai langkah preventif mencegah potensi gangguan keamanan.
“Kami pastikan aktivitas di terminal berjalan aman dan tertib, sekaligus mengantisipasi gangguan sejak dini,” ujarnya.
Pengamanan di Terminal Amplas terhubung dengan Pos Pengamanan Terpadu di kawasan Lapangan Merdeka, sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu selama Operasi Ketupat Toba 2026.
Baca Juga: Arus Balik Memuncak, Polisi Perketat Pengamanan Dermaga Labuhan Bilik
Terminal Amplas Jadi Titik Krusial
Terminal Amplas merupakan salah satu simpul transportasi utama di Medan, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.
Karena itu, pengawasan diperketat untuk menjamin:
- Kelancaran mobilitas penumpang
- Keamanan lingkungan terminal
- Kenyamanan masyarakat
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di terminal dilaporkan aman dan kondusif. Personel Brimob akan terus disiagakan untuk melakukan pemantauan berkelanjutan selama periode arus balik. (rel/sya)