Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Target Naik 10 Kali Lipat, Menteri Maruarar Sidak BSPS di Toba: Tak Boleh Ada Penyimpangan

Editor Satu • Kamis, 26 Maret 2026 | 11:30 WIB

 

Menteri PKP Maruarar Sirait berdialog dengan warga penerima BSPS saat meninjau pembangunan rumah di Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Menteri PKP Maruarar Sirait berdialog dengan warga penerima BSPS saat meninjau pembangunan rumah di Desa Parparean II, Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.

TOBA, METRODAILY – Pemerintah pusat mempercepat program perumahan rakyat dengan lonjakan target signifikan. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, turun langsung meninjau pelaksanaan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Kunjungan lapangan pada Selasa (24/3/2026) ini menjadi bagian dari pengawasan awal sebelum program digulirkan secara masif mulai 30 Maret 2026.

Maruarar mengungkapkan, pemerintah awalnya hanya menargetkan sekitar 45 ribu unit rumah melalui BSPS pada 2026. Namun, di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto bersama DPR RI, angka tersebut melonjak drastis menjadi 400 ribu unit secara nasional.

Baca Juga: Proyek Jalan Rp17,7 M di Nias Utara Disorot, DPRD Sumut Desak Teguran Keras untuk Kontraktor

“Program ini akan mulai berjalan pada 30 Maret 2026 sebagai langkah besar memastikan masyarakat memiliki hunian layak,” ujarnya.

Sumut Dapat 19.668 Unit, Toba Kebagian 46 Rumah

Untuk Provinsi Sumatera Utara, pemerintah mengalokasikan 19.668 unit rumah yang tersebar di 33 kabupaten/kota, dengan rincian:

  • 8.885 unit di wilayah pedesaan
  • 5.525 unit di wilayah pesisir
  • 5.285 unit di wilayah perkotaan

Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan 2025 yang hanya 1.982 unit.

Sementara itu, Kabupaten Toba memperoleh alokasi 46 unit rumah dalam program BSPS tahun 2026.

Baca Juga: 5 Desa Lenyap dari Peta Indonesia Usai Bencana Sumatera, Warga Terpaksa Ganti KTP

Dalam kunjungannya, Maruarar meninjau langsung sejumlah desa penerima manfaat, yakni:

  • Desa Patane IV
  • Desa Parparean II, Kecamatan Porsea
  • Desa Tambunan Lumban Pea, Kecamatan Balige

Ia berdialog dengan warga sekaligus mengecek progres pembangunan rumah di lapangan.

Warning Keras: Transparansi Harga Material

Maruarar menekankan bahwa seluruh proses, termasuk mekanisme penawaran material bangunan, harus dilakukan secara terbuka sesuai petunjuk teknis.

Ia menegaskan tidak boleh ada praktik penyelewengan dalam program tersebut.

“Semua proses harus transparan. Jika ada selisih dari penawaran, itu harus menjadi efisiensi untuk memperluas manfaat program,” tegasnya.

Baca Juga: Libur Lebaran Diawasi Ketat, Polisi Sikat Premanisme & Pungli di Pelabuhan Lama Sibolga

Pemerintah Kabupaten Toba menyatakan komitmennya untuk mengawal penuh pelaksanaan program, mulai dari pendataan, pengawasan hingga pendampingan masyarakat di tingkat desa.

Dengan peningkatan anggaran, target besar, dan pengawasan langsung dari pusat, pemerintah berharap program BSPS berjalan optimal dan benar-benar dirasakan masyarakat. (dtc)

Editor : Editor Satu
#BSPS #Menteri PKP Maruarar Sirait #perumahan rakyat