TAPSEL, METRODAILY — Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah bersama ratusan jamaah di Masjid Syahrun Nur, Sabtu (21/3/2026).
Momentum Lebaran dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menyampaikan pesan penting terkait pemulihan daerah pascabencana.
Dalam sambutannya, Gus Irawan menyampaikan ucapan selamat Idulfitri serta permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Tapanuli Selatan.
“Atas nama pemerintah dan pribadi, kami menyampaikan mohon maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan, termasuk hal-hal yang belum mampu kami berikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: Kontrak Diputus Sepihak, Pendamping Desa Adukan Kementerian Desa PDTT ke KIP
Soroti Pemulihan Pascabencana
Ia menegaskan, Idulfitri tahun ini masih berada dalam suasana pemulihan pascabencana yang terjadi pada November 2025. Pemerintah daerah, kata dia, tengah fokus pada fase transisi menuju pemulihan penuh.
“Kita masih dalam tahap pemulihan. Dengan dukungan pemerintah pusat dan seluruh elemen masyarakat, kita terus berupaya bangkit bersama,” katanya.
Gus Irawan juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan mendukung proses pemulihan yang sedang berjalan.
Pelaksanaan salat dipimpin Imam Akhyar Nasution, dengan khatib Arman Lubis. Dalam khutbahnya, Arman menekankan bahwa Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan refleksi atas keberhasilan mengendalikan diri selama Ramadan.
Baca Juga: Kapal Hantam Karang Diduga Akibat Mesin Rusak, 64 Wisatawan Terdampar di Pulau Salah Namo
“Hari raya bukan tentang kemewahan, tetapi tentang dosa yang diampuni dan amal ibadah yang diterima,” ujarnya.
Ia juga mengajak umat Islam untuk menjaga nilai-nilai kebaikan pasca-Ramadan, termasuk meningkatkan amal saleh dan menjauhi perbuatan yang dilarang.
Pererat Silaturahmi
Usai salat, Gus Irawan menyalami jamaah yang memadati masjid. Momen tersebut menjadi simbol kedekatan antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam suasana Lebaran yang penuh kehangatan. (irs)