Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Kapal Hantam Karang Diduga Akibat Mesin Rusak, 64 Wisatawan Terdampar di Pulau Salah Namo

Editor Satu • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:00 WIB

 

Petugas mengevakuasi wisatawan yang terdampar setelah kapal karam di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara.
Petugas mengevakuasi wisatawan yang terdampar setelah kapal karam di perairan Pulau Salah Namo, Kabupaten Batu Bara.

BATU BARA, METRODAILY – Insiden kapal wisata karam di perairan Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, membuat 64 wisatawan terdampar di Pulau Salah Namo, Senin (23/3/2026) sore. Kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin sebelum menghantam batu karang.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB saat kapal tengah berlayar membawa rombongan wisatawan dari Medan dan Pekanbaru. Kerusakan mesin diduga menjadi pemicu utama insiden hingga menyebabkan kapal kehilangan kendali.

Kanit Polairud Batu Bara, Hendrico P Kaban, menjelaskan, gangguan mesin membuat air laut masuk ke badan kapal. Kondisi tersebut memicu kepanikan penumpang.

“Kerusakan mesin menyebabkan air laut masuk ke badan kapal. Penumpang panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berenang ke pesisir pulau terdekat,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga: Pulang dari Bandara, Pria di Sibolga Ditangkap Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Gadis Remaja

Tim gabungan dari Polairud dan Satreskrim Polres Batu Bara langsung bergerak cepat begitu menerima laporan. Proses evakuasi dilakukan di lokasi terpencil dengan mengutamakan keselamatan seluruh penumpang.

Hasilnya, seluruh wisatawan berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa.

“Semua penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat,” tegas Hendrico.

Berdasarkan data kepolisian, total 64 penumpang terdiri dari dua rombongan. Sebanyak 33 orang berasal dari Medan, terdiri dari 13 pria dewasa, 11 perempuan dewasa, dan 9 anak-anak. Sementara 31 lainnya dari Pekanbaru, terdiri dari 5 pria dewasa, 9 perempuan dewasa, dan 17 anak-anak.

Baca Juga: 4 Kg Sabu Digagalkan di Bandara Silangit, Pengamanan Langsung Diperketat

Sorotan keselamatan wisata laut

Insiden ini kembali menyoroti aspek keselamatan transportasi wisata laut, khususnya terkait kelayakan mesin kapal dan prosedur darurat. Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kerusakan kapal.

Pihak kepolisian mengimbau operator kapal wisata agar melakukan pengecekan rutin sebelum berlayar, guna mencegah kejadian serupa terulang. (net)

Editor : Editor Satu
#penumpang terdampar #Pulau Salah Namo #kapal wisata karam