BNPB Ingatkan Bahaya Karhutla Meluas
LABURA, METRODAILY – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda Kabupaten Labuhanbatu Utara. Sedikitnya lima hektare lahan perkebunan kelapa sawit dan karet milik warga di Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kuala Hulu, ludes terbakar, Jumat (13/3/2026) sore.
Insiden ini menegaskan tingginya risiko karhutla di wilayah tersebut, terutama saat kondisi lahan kering dan dipenuhi material mudah terbakar.
Berdasarkan laporan kebencanaan yang dihimpun Badan Nasional Penanggulangan Bencana, kobaran api mulai muncul menjelang sore dan dengan cepat menjalar ke area perkebunan warga. Dalam waktu singkat, api meluas dan menghanguskan total sekitar lima hektare lahan produktif.
Merespons kejadian tersebut, tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Labuhanbatu Utara langsung diterjunkan ke lokasi. Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu bersama aparat keamanan dan masyarakat setempat.
Proses pemadaman berlangsung intensif hingga malam hari. Tim gabungan berjibaku memutus jalur rambatan api dengan peralatan terbatas di lapangan. Berkat upaya tersebut, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu (14/3/2026).
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material diperkirakan cukup besar karena lahan yang terbakar merupakan area produktif milik warga.
BNPB mengingatkan bahwa potensi kebakaran lahan masih tinggi dan dapat meluas jika tidak diantisipasi secara serius. Pemerintah daerah diminta meningkatkan patroli di wilayah rawan serta memperkuat edukasi kepada masyarakat.
“Pembukaan lahan dengan cara dibakar harus dihentikan. Kesiapsiagaan personel dan peralatan menjadi kunci untuk mencegah karhutla meluas,” demikian imbauan BNPB.
Selain langkah preventif, BNPB juga menekankan pentingnya respons cepat terhadap titik api, termasuk kesiapan armada pemadam dan koordinasi lintas sektor agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (net)