Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Dinkes Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir di Tukka

Editor Satu • Selasa, 17 Maret 2026 | 11:30 WIB

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Lisna Panjaitan turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Bonanlumban, Kecamatan Tukka.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah Lisna Panjaitan turun langsung memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir di Kelurahan Bonanlumban, Kecamatan Tukka.

TAPTENG, METRODAILY – Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah bergerak cepat memberikan pelayanan kesehatan kepada warga terdampak banjir susulan di Kelurahan Bonanlumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Minggu (15/3/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Tapteng Lisna Panjaitan mengatakan tenaga kesehatan dikerahkan untuk memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga pascabencana.

“Pelayanan kesehatan dipusatkan di lokasi pengungsian warga di SMP Negeri 3 Tukka,” ujar Lisna.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Bupati Kabupaten Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi agar seluruh warga terdampak mendapatkan pelayanan kesehatan secara maksimal.

“Saya bersama tim tenaga kesehatan langsung turun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang mengungsi. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga,” kata Lisna.

142 Pengungsi Jalani Pemeriksaan

Berdasarkan data di lokasi pengungsian, sebanyak 142 jiwa dari 42 kepala keluarga terdampak banjir telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis.

Lisna memastikan seluruh warga pengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan gratis secara menyeluruh, termasuk pemantauan kesehatan secara berkala guna mencegah munculnya penyakit pascabencana.

Dalam pelayanan tersebut, tenaga kesehatan melakukan berbagai pemeriksaan, antara lain pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah, suhu tubuh, dan denyut nadi.

Selain itu dilakukan pemeriksaan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), penyakit kulit akibat paparan air banjir, diare, serta gangguan pencernaan.

Tim medis juga memberikan pemeriksaan khusus bagi anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia, serta membagikan obat-obatan dan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh para pengungsi.

Edukasi Kesehatan di Lokasi Pengungsian

Selain pemeriksaan kesehatan, tenaga medis juga memberikan edukasi kesehatan kepada para pengungsi.

Untuk memastikan pelayanan berjalan efektif, Dinas Kesehatan menerapkan sistem pelayanan terpadu di lokasi pengungsian.

Sistem tersebut meliputi proses pendaftaran, pemeriksaan kesehatan awal (skrining), pemeriksaan lanjutan oleh tenaga medis, hingga pemberian obat serta pemantauan kesehatan lanjutan.

“Melalui sistem pelayanan ini, setiap warga yang datang akan langsung diperiksa dan dicatat kondisi kesehatannya sehingga memudahkan pemantauan jika muncul keluhan kesehatan selanjutnya,” jelas Lisna.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memastikan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak banjir akan terus dilakukan selama masa pengungsian hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih. (Dh)

 

Editor : Editor Satu
#tenaga medis #Dinkes Tapteng #Banjir tapteng