Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Brimob Polda Sumut Mulai Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta

Admin Metro Daily • Rabu, 11 Maret 2026 | 16:15 WIB

Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melakukan pengecekan awal jembatan gantung yang rusak di Desa Batu Hula, Tapanuli Selatan dan Desa Sibabangunan, Padang Lawas Utara sebagai bagian dari taha
Personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melakukan pengecekan awal jembatan gantung yang rusak di Desa Batu Hula, Tapanuli Selatan dan Desa Sibabangunan, Padang Lawas Utara sebagai bagian dari taha

MEDAN, METRODAILY — Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mulai melaksanakan tahapan revitalisasi dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Padang Lawas Utara, Selasa (10/3/2026).

Perbaikan tersebut dilakukan untuk memulihkan akses vital masyarakat yang selama ini digunakan menuju lahan pertanian.

Dua jembatan yang akan diperbaiki berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Padang Lawas Utara.

Kegiatan revitalisasi melibatkan dua SST personel Satbrimob di bawah arahan Rantau Isnur Eka, Dansat Brimob Polda Sumut. Turut hadir Danyon C Zaenal Muhlisin bersama jajaran pejabat utama Batalyon C.

Diawali Patroli dan Pengecekan Fasilitas

Revitalisasi jembatan diawali dengan patroli dan pengecekan fasilitas umum oleh personel Brimob setelah menerima laporan masyarakat mengenai kondisi jembatan yang rusak dan menghambat aktivitas warga.

Jembatan pertama berada di Desa Batu Hula, Batang Toru. Jembatan yang dibangun pada 2009 itu memiliki panjang sekitar 60 meter, lebar 2 meter, dan tinggi sekitar 7 meter dari permukaan sungai.

Jembatan tersebut menjadi akses utama masyarakat menuju area persawahan di kawasan Si Kuakua.

Namun, konstruksi jembatan mengalami kerusakan akibat banjir pada 25 November 2025 sehingga menghambat aktivitas para petani.

Sementara itu, jembatan gantung di Desa Sibabangunan memiliki panjang sekitar 90 meter, lebar 1,5 meter, dan tinggi sekitar 25 meter dari permukaan sungai.

Jembatan yang dibangun pada 1980 dan sempat diperbaiki pada 2022 itu merupakan jalur utama penghubung Desa Sibabangunan dengan Kampung Banjir.

Kerusakan terjadi pada Juni 2024 akibat tingginya curah hujan yang meningkatkan volume air sungai serta kondisi konstruksi yang mulai rapuh.

Sosialisasi dan Pembangunan Posko

Pada tahap awal revitalisasi, personel Satbrimob melakukan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jembatan di kedua desa tersebut.

Dalam sosialisasi itu, warga diimbau untuk tidak menggunakan jembatan yang rusak sebagai jalur alternatif karena dapat membahayakan keselamatan.

Selain itu, Satbrimob juga menyampaikan rencana pembangunan posko lapangan yang akan difungsikan sebagai tempat akomodasi personel sekaligus pusat pelayanan selama proses perbaikan jembatan berlangsung.

Dansat Brimob Polda Sumut Rantau Isnur Eka mengatakan keterlibatan Brimob dalam revitalisasi jembatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap akses masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada jalur tersebut, dapat kembali normal sehingga aktivitas mereka berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Utara Ferry Walintukan menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Satbrimob merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam membantu mengatasi persoalan masyarakat.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap persoalan masyarakat, termasuk memulihkan akses vital yang menunjang aktivitas pertanian dan perekonomian warga,” katanya.

Revitalisasi tersebut juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang berharap perbaikan jembatan segera selesai sehingga akses utama warga dapat kembali digunakan secara aman. (Rel/sya)

Editor : Admin Metro Daily
#polda sumut #revitalisasi jembatan