Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bupati Taput Studi Tiru ke Badung Bali, Pelajari Pengembangan Mall Pelayanan Publik

Editor Satu • Rabu, 11 Maret 2026 | 10:30 WIB

Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat berdiskusi dengan jajaran Pemkab Badung saat kunjungan kerja mempelajari pengembangan Mall Pelayanan Publik.
Bupati Tapanuli Utara Jonius TP Hutabarat berdiskusi dengan jajaran Pemkab Badung saat kunjungan kerja mempelajari pengembangan Mall Pelayanan Publik.

BALI, METRODAILY – Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Senin (9/3), guna mempelajari pengembangan Mall Pelayanan Publik (MPP) dan menjajaki peluang kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Taput didampingi sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dan diterima oleh Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Badung I Wayan Wijana, yang mewakili Bupati Badung.

Turut hadir sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Badung, di antaranya Dinas PMD, DPMPTSP, Dinas Perhubungan, Bappeda, Bapenda, Sekretariat TP Posyandu, Sekretariat TP PKK, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

Bupati Jonius mengatakan kunjungan tersebut bertujuan menimba pengalaman dari Pemerintah Kabupaten Badung yang telah berhasil mengembangkan sistem pelayanan publik terintegrasi melalui Mall Pelayanan Publik.

“Kami ingin memastikan pelayanan publik di Tapanuli Utara semakin cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Pengalaman Pemkab Badung yang telah menerapkan 151 layanan publik terintegrasi menjadi pelajaran berharga bagi kami,” ujarnya.

Pelajari Inovasi Pelayanan Publik

Dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati juga meninjau sejumlah inovasi pelayanan publik yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Badung, termasuk pengelolaan UMKM yang terpusat serta integrasi layanan Posyandu dengan Mall Pelayanan Publik.

Selain itu, rombongan juga mempelajari sistem pengaduan masyarakat berbasis digital yang mampu menyelesaikan laporan warga dalam waktu 1–24 jam.

Bupati Taput juga melihat langsung pengelolaan sampah serta tantangan infrastruktur yang dihadapi daerah wisata tersebut, seperti kemacetan dan ketersediaan air bersih, yang ditangani melalui pendekatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.

Adaptasi Sistem Pelayanan

Jonius menilai terdapat sejumlah kesamaan karakter antara masyarakat Badung dan Tapanuli Utara, terutama dalam hal kekuatan budaya lokal dan potensi sektor pertanian.

Karena itu, ia optimistis berbagai inovasi pelayanan publik yang diterapkan di Badung dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas layanan di Tapanuli Utara.

“Dengan belajar dari model Pemkab Badung, kami optimistis Tapanuli Utara dapat mengembangkan sistem pelayanan publik yang lebih efisien dan berdaya guna, termasuk integrasi Posyandu, MPP, dan pelayanan berbasis digital,” katanya.

Kunjungan kerja tersebut ditutup dengan peninjauan Gedung Mall Pelayanan Publik Puspem Badung yang berlokasi di Jalan Raya Sempidi No. 43, Mengwi.

Bupati berharap hasil kunjungan itu dapat menjadi masukan strategis bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dalam membangun sistem pelayanan publik yang modern, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Net)

Editor : Editor Satu
#mpp #bupati taput #studi banding