TAPSEL, METRODAILY – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan sumur bor di kawasan hunian sementara (huntara) Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.
Langkah ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang saat ini menempati huntara pascabencana yang melanda wilayah tersebut.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan pihaknya menargetkan pembangunan sumur bor tersebut dapat rampung dalam waktu dekat.
“Kami sedang mengejar penyelesaian pembuatan sumur bor yang ditargetkan selesai pada pekan ini,” ujar Dody di Batang Toru, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan, terdapat dua titik sumur bor yang saat ini sedang dikerjakan oleh PT Nindya Karya untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang tinggal di huntara.
Menurutnya, pada tahap pengerjaan saat ini dilakukan proses pengurasan sumur agar air yang dihasilkan benar-benar bersih sebelum dialirkan kepada warga.
Sumur bor tersebut nantinya akan melayani kebutuhan air bersih bagi sekitar 245 kepala keluarga yang tinggal di hunian sementara tersebut.
Sebelum pengerjaan selesai sepenuhnya, pasokan air bersih bagi warga huntara masih dibantu oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tapanuli Selatan dengan mengisi tangki air yang tersedia di lokasi.
“Untuk sementara, pasokan air masih dibantu Damkar Tapanuli Selatan yang mengisi tangki air di huntara,” katanya.
Dody juga meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pengerjaan sumur bor tersebut saat ini tinggal tahap penyelesaian.
Ia menambahkan, pemerintah terus mempercepat penyediaan sarana dasar di huntara agar masyarakat terdampak bencana dapat segera menempati seluruh fasilitas yang telah disiapkan.
Selain itu, pemerintah pusat juga tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak bencana di wilayah tersebut.
“Presiden Prabowo juga tengah menyiapkan pembangunan hunian tetap agar masyarakat bisa tinggal lebih nyaman ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyambut baik langkah Kementerian PU dalam mempercepat penyediaan fasilitas di huntara bagi warga terdampak bencana.
Menurutnya, percepatan penyediaan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu seluruh warga terdampak segera menempati hunian sementara yang telah disediakan.
“Dengan percepatan ini, diharapkan seluruh warga terdampak bencana sudah dapat menempati huntara menjelang Lebaran,” katanya. (ant)
Editor : Editor Satu