TAPTENG, METRODAILY – Banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah tersebut sejak Sabtu (10/5/2025) malam hingga Minggu (11/5/2025).
Salah satu wilayah terdampak paling parah berada di Lingkungan VI, Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri. Banjir di kawasan ini merendam jalan lintas utama dengan ketinggian air mencapai 120 centimeter.
Akibatnya, akses transportasi di lokasi tersebut terputus total. Warga yang hendak melintas terpaksa menggunakan perahu sebagai alat transportasi darurat.
Babinsa Koramil 04/PS (Pinangsori) Kodim 0211/Tapanuli Tengah, Kopka M. Purba, mengatakan banjir terjadi akibat luapan sungai di wilayah Kelurahan Hutabalang dan Pinangsori setelah diguyur hujan terus-menerus.
“Air menggenangi jalan depan rumah warga dengan ketinggian bervariasi antara 50 hingga 120 centimeter. Pengendara sepeda motor harus naik perahu untuk melintas, sedangkan kendaraan roda empat tidak bisa lewat dan harus menunggu air surut,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel TNI melalui Babinsa turut membantu warga menyeberangi genangan air dengan menyediakan perahu.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya aparat TNI untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana alam.
Sementara itu, Danramil 04/PS Kapten Cke Firman Sitompul mengatakan kondisi banjir di wilayah tersebut masih dalam pemantauan.
Menurutnya, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut.
“Kami telah menginstruksikan Babinsa di wilayah terdampak agar tetap siaga dan responsif terhadap kebutuhan warga. Kami juga mengapresiasi anggota yang membantu masyarakat menyeberangi banjir,” katanya. (net)
Editor : Editor Satu