TAPUT, METRODAILY - Ribuan korban bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Sumatera Utara, mulai menerima bantuan Jaminan Hidup (Jadup) dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Bantuan senilai total Rp2,1 miliar tersebut disalurkan kepada 1.600 jiwa atau 434 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kerja sama antara Kemensos, PT Pos Indonesia, serta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Bantuan secara simbolis diserahkan kepada sejumlah penerima manfaat di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara di Tarutung.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan bantuan Jaminan Hidup diberikan untuk membantu korban bencana memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.
“Hari ini Kemensos bersama PT Pos menyalurkan bantuan jaminan hidup di Tapanuli Utara. Masing-masing jiwa mendapatkan Rp450 ribu per bulan dikali tiga bulan,” ujar Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam keterangan yang dikutip Minggu.
Ia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan data penerima manfaat yang telah melalui proses verifikasi berlapis.
Menurutnya, data penerima bantuan dihimpun mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kemudian ditetapkan oleh pemerintah daerah dan diverifikasi oleh sejumlah pihak sebelum menjadi data final.
“Data itu diproses dari bawah, pertama BNPB memberikan data, kemudian ditetapkan oleh bupati atau wali kota, ditandatangani oleh Kapolres dan Kajari, lalu diverifikasi oleh Mendagri. Setelah itu menjadi data final sebagai pedoman kami menyalurkan bantuan,” jelasnya.
Secara nasional, Kementerian Sosial mencatat jumlah penerima manfaat bantuan Jadup di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai 248.588 orang dengan total kebutuhan anggaran lebih dari Rp335 miliar.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Tapanuli Utara, Bontor Hutasoit, mengatakan bantuan Jadup di daerahnya diberikan kepada 1.600 jiwa yang tersebar di 11 kecamatan.
Pada penyaluran simbolis yang digelar di Kantor Bupati, tercatat sebanyak 58 keluarga penerima manfaat hadir untuk menerima bantuan secara langsung.
“Bagi masyarakat penerima Jadup yang tidak hadir pada kesempatan ini dapat menghubungi kantor pos di masing-masing kecamatan untuk pencairan bantuan,” kata Bontor.
Selain bantuan Jaminan Hidup, Kemensos juga terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana melalui penyaluran bantuan sosial lainnya, seperti bantuan isian hunian serta Bantuan Stimulan Sosial Ekonomi (BSSE) yang mulai disalurkan sejak awal Maret.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Tapanuli Utara Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, unsur Forkopimda Tapanuli Utara, perwakilan PT Pos Indonesia, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. (net)
Editor : Editor Satu