Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Relawan Dapur MBG di Labura Bakal Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Edi Saragih • Minggu, 8 Maret 2026 | 07:56 WIB

BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran SPPG Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar kegiatan monitoring kepesertaan sekaligus sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.
BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran SPPG Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar kegiatan monitoring kepesertaan sekaligus sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

LABUHANBATUUTARA, METRODAILY–Memastikan perlindungan bagi para relawan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan. BPJS Ketenagakerjaan bersama jajaran SPPG Kabupaten Labuhanbatu Utara menggelar kegiatan monitoring kepesertaan sekaligus sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, (4/3/2026) di Cafe CK 3. Acara ini dihadiri oleh Koordinator Wilayah SPPG serta seluruh Kepala SPPG di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk memastikan seluruh relawan yang terlibat dalam operasional dapur program Makan Bergizi Gratis mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Hal ini dinilai penting mengingat para relawan memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran program MBG di daerah.

Koordinator Wilayah SPPG Labuhanbatu Utara, Sartika Khairani, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh relawan dapur MBG terlindungi oleh program jaminan sosial.

“Keberadaan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan sangat penting agar para relawan yang bekerja dalam program dapur MBG tetap merasa aman dan terlindungi saat menjalankan tugasnya,” kata Sartika.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Labuhanbatu Aek Kanopan, Sahuri Oktavino, menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan sosialisasi ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan BPJS Ketenagakerjaan berjalan optimal.

“Perlindungan jaminan sosial bagi relawan dapur MBG menjadi komitmen bersama agar setiap pekerja atau relawan yang terlibat dalam program pemerintah tersebut memiliki perlindungan terhadap risiko kerja,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan komitmen bahwa 22 dapur MBG yang telah beroperasi di Kabupaten Labuhanbatu Utara akan didaftarkan dan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan pada Maret 2026.

Menanggapi langkah tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Ferina Burhan, turut memberikan dukungannya. Ia menilai perlindungan jaminan sosial bagi relawan yang terlibat dalam program MBG merupakan langkah strategis dalam memastikan setiap individu yang berkontribusi dalam program pemerintah mendapatkan hak perlindungan kerja.

“Relawan dapur MBG memiliki peran penting dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat. Karena itu, sudah selayaknya mereka mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan agar tetap aman saat menjalankan aktivitasnya,” kata Ferina Burhan.

Ferina juga menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus mendorong perluasan kepesertaan, tidak hanya bagi pekerja formal tetapi juga pekerja nonformal dan relawan yang berkontribusi dalam berbagai program sosial dan pembangunan.

Dengan adanya perlindungan tersebut, diharapkan seluruh relawan dapur MBG dapat menjalankan tugasnya dengan lebih nyaman dan fokus dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat yang saat ini menjadi prioritas pemerintah. (rel/esa) 

Editor : Metro-Esa
#Relawan MBG #perlindungan 1 juta pekerja #SPPG