MEDAN, METRODAILY – Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik Sumatera Utara (BPS Sumut).
Hasil sensus tersebut diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data di wilayah Sumatera Utara.
Dukungan itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan Kepala BPS Sumut Asim Saputra di Kantor Gubernur Sumut, Medan, Jumat (6/3/2026).
Menurut Sulaiman, sensus ekonomi akan memberikan gambaran nyata kondisi dunia usaha, mulai dari usaha mikro hingga usaha besar.
Data hasil sensus diharapkan dapat menjadi rujukan penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tingkat desa, kabupaten/kota, maupun provinsi.
“Kami pada prinsipnya mendukung Sensus Ekonomi 2026 karena pembangunan membutuhkan data. Pemprov Sumut siap bersinergi dengan BPS Sumut, baik dalam penyediaan sumber daya manusia maupun publikasi kegiatan,” ujarnya.
Kebutuhan Petugas Sensus
Secara nasional, Sensus Ekonomi 2026 membutuhkan sekitar 190.000 petugas. Di Sumut sendiri diperkirakan diperlukan sekitar **13.000 petugas sensus.
Rekrutmen petugas direncanakan dimulai pada April 2026 dengan sasaran dari kalangan mahasiswa, dosen, akademisi, serta masyarakat umum yang memenuhi persyaratan.
Para petugas akan mengikuti pelatihan intensif selama sekitar tiga minggu sebelum turun lapangan.
“Sensus ekonomi akan dilaksanakan pada Mei hingga Juli 2026,” kata Asim Saputra.
Baca Juga: Pendapatan Daerah Sumut 2025 Naik, Realisasi Pajak Capai 90,31 Persen
Tujuan Sensus Ekonomi
Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret seluruh unit usaha nonpertanian, termasuk:
- Identifikasi sektor ekonomi unggulan di setiap kabupaten/kota
- Pemetaan penyebaran pelaku usaha dari skala UMKM hingga besar
- Evaluasi kebijakan ekonomi yang telah berjalan
- Penyediaan basis data pembangunan ekonomi daerah
Sensus ekonomi yang dilaksanakan setiap 10 tahun ini menjadi instrumen penting dalam memotret struktur ekonomi daerah.
Sebagai referensi, hasil pendaftaran Sensus Ekonomi 2016 menunjukkan terdapat sekitar 1,18 juta usaha nonpertanian di Sumut yang dikelompokkan dalam 13 kategori lapangan usaha sesuai klasifikasi KBLI.
Pemprov Sumut berharap partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam Sensus Ekonomi 2026 untuk menghasilkan data yang akurat dan dapat mendukung percepatan pembangunan ekonomi daerah. (Rel/dis)
Editor : Editor Satu