TAPSEL, METRODAILY – Gubernur Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan pembangunan Jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (5/3/2026).
Jembatan sepanjang 50 meter tersebut dibangun dengan anggaran sekitar Rp21 miliar dan mulai dikerjakan sejak Juni 2025.
Struktur jembatan memiliki lebar total 8 meter, terdiri dari 6 meter badan jalan serta masing-masing 1 meter trotoar di sisi kiri dan kanan.
Infrastruktur ini juga menghubungkan wilayah Tapanuli Selatan dengan Padanglawas Utara.
Gubernur Bobby Nasution menyatakan, pembangunan jembatan tersebut menjadi simbol semakin dalamnya pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.
Menurutnya, akses infrastruktur merupakan kunci penting dalam mempercepat distribusi barang dan material pembangunan desa.
“Kami sudah melihat bahwa salah satu kunci pembangunan desa adalah jembatan ini untuk akses masuk material dan barang. Karena itu jembatan ini menjadi prioritas pembangunan,” ujar Bobby.
Ia menjelaskan bahwa rencana pembangunan awal sempat mempertimbangkan pengerjaan dari dua sisi wilayah sekaligus. Namun, keterbatasan material di sekitar wilayah Tapanuli Selatan menjadi salah satu kendala teknis.
“Kendala bukan pada anggaran, tetapi pada ketersediaan material di sekitar Tapsel,” tambahnya.
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu menyampaikan apresiasi atas pembangunan jembatan tersebut.
Baca Juga: Investasi Sumut Makin Kuat! Kejar Target Rp100 Triliun hingga 2029, Realisasi Terus Naik
Ia berharap infrastruktur baru ini dapat memperkuat konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Mudah-mudahan jembatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kecamatan Aek Bilah dan sekitarnya,” ujarnya.
Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menyeberangi sungai untuk melintas. Tercatat pernah terjadi kecelakaan fatal saat sebuah kendaraan terbawa arus sungai yang mengakibatkan delapan orang meninggal dunia.
Peristiwa tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah provinsi mengalokasikan pembangunan jembatan untuk meningkatkan keselamatan dan akses transportasi masyarakat.
“Setelah mendengar peristiwa tersebut, pemerintah memprogramkan pembangunan jembatan ini dan hari ini sudah selesai serta diresmikan,” kata Gus Irawan.
Melalui pembangunan infrastruktur tersebut, Pemprov Sumut menegaskan komitmennya dalam memperkuat konektivitas wilayah dan mendukung pemerataan pembangunan daerah. (Rel/dis)
Editor : Editor Satu