KARO, METRODAILY – Bupati Karo, Antonius Ginting, menerima audiensi Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Medan di ruang kerjanya, Kabanjahe, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi pengawasan obat dan makanan, sekaligus pembinaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Karo.
Dalam audiensi itu, Bupati menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna memastikan setiap produk pangan dan obat yang beredar di masyarakat memenuhi standar keamanan dan mutu.
“Kami menyambut baik audiensi ini. Harapannya, kolaborasi yang dibangun dapat tepat sasaran sehingga pengawasan kesehatan makanan dan obat-obatan benar-benar memberikan perlindungan bagi masyarakat,” ujarnya.
Komitmen Lindungi Hak Dasar Kesehatan
Antonius Ginting menekankan bahwa perlindungan kesehatan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, keamanan pangan adalah bagian dari komitmen negara dalam melindungi hak dasar masyarakat atas kesehatan.
“Pengawasan harus dilakukan secara konsisten, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga memastikan Pemerintah Kabupaten Karo siap bersinergi dengan BBPOM Medan untuk memperkuat sistem pengawasan, termasuk dalam pembinaan UMKM agar mampu memenuhi standar keamanan pangan.
BBPOM Tekankan Edukasi dan Cegah Resistensi Antibiotik
Kepala BBPOM Medan, Mojaza Sirait, menyampaikan komitmen lembaganya dalam mendukung pengawasan keamanan pangan dan obat-obatan di daerah.
Selain pengawasan, BBPOM juga menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan antibiotik guna mencegah resistensi antimikroba yang berpotensi mengancam kesehatan publik.
Baca Juga: Naysilla Mirdad Sering Jenuh Syuting, Solusinya: Me Time!
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas sejumlah program prioritas, antara lain:
- Pendampingan dan pembinaan UMKM terkait keamanan pangan
- Gerakan Pangan Desa
- Pasar Pangan Bebas Bahan Berbahaya
- Pengawasan jajanan anak sekolah
Audiensi ini turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo dr. Immanuel Sinuhaji, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Karo Adison Sebayang, serta jajaran BBPOM Medan.
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan di Kabupaten Karo, sekaligus mendorong UMKM lokal lebih kompetitif dan aman bagi konsumen. (Rel/pmg)
Editor : Editor Satu