MEDAN, METRODAILY — Instruktur ekstrakurikuler dari Satuan Brimob Polda Sumut melaksanakan pendampingan kegiatan keagamaan bagi siswa muslim di SMA Kemala Bhayangkari 1 Medan, Rabu (25/02/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan karakter serta penguatan mental dan spiritual peserta didik.
Kegiatan diawali dengan tadarus Al-Qur’an di kelas masing-masing, kemudian dilanjutkan apel gabungan keberangkatan menuju Masjid Nurul Huda yang berada di area RS Mas Kadiran Polda Sumut.
Selama perjalanan, siswa didampingi dan diawasi guna memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Baca Juga: TMMD 127 Tapsel, Dandim dan Danrem Tinjau Sumber Air Pegunungan untuk Warga Sangkunur
Setibanya di masjid, siswa melaksanakan Sholat Dhuha dan doa mandiri, dilanjutkan pembukaan oleh guru agama. Rangkaian berikutnya meliputi zikir dan tasbih, kultum oleh siswa terpilih, serta sesi penguatan.
Penguatan Mental Spiritual Berbasis ESQ
Sesi penguatan disampaikan oleh Danton III Kompi 4 Batalyon A Satuan Brimob Polda Sumut, Ricky Ananda Sihotang.
Materi ditutup dengan istighfar dan muhasabah menggunakan pendekatan Emotional and Spiritual Quotient (ESQ), yang mengajak siswa melakukan refleksi diri secara tenang dan bermakna.
Baca Juga: TMMD 127 Tapsel, Dandim dan Danrem Tinjau Sumber Air Pegunungan untuk Warga Sangkunur
Kegiatan diakhiri dengan sesi kesan dan pesan, foto bersama, serta bersalaman sebagai simbol kebersamaan. Setelah itu, siswa kembali ke sekolah dan pulang dengan tertib.
Ipda Ricky menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan di sekolah bukan hanya tentang pelaksanaan ibadah, tetapi juga pembentukan karakter, empati, serta ketenangan batin.
“Pembinaan keagamaan di sekolah bukan hanya tentang ibadah, tetapi juga membentuk karakter, empati, dan ketenangan batin. Kami berharap kegiatan ini membantu siswa tumbuh menjadi pribadi yang seimbang secara intelektual, emosional, dan spiritual,” ujarnya.
Pihak sekolah dan siswa menyambut positif kegiatan tersebut. Kehadiran personel Brimob dinilai menghadirkan keteladanan disiplin dengan pendekatan humanis yang mudah diterima peserta didik.
Baca Juga: Polres Padang Lawas Dikritik soal Kasus Pupuk Subsidi hingga Pembunuhan
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara dunia pendidikan dan institusi kepolisian semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, beretika, dan berakhlak mulia. (rel)