ASAHAN, METRODAILY – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, mendapat kritik dari orangtua siswa penerima program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kritik muncul setelah ditemukan buah alpukat yang masih muda dan mentah dalam penyajian menu MBG kepada siswa pada Kamis (26/2).
Sejumlah orangtua murid mempertanyakan kualitas menu yang disajikan kepada siswa.
Mereka menilai buah alpukat yang masih mentah dan keras tidak layak dikonsumsi anak-anak.
Baca Juga: Reses di Sibolga-Tapteng, Marwan Dasopang Tekankan Literasi Keuangan Haji
“Bagaimana siswa mau makan alpukat yang masih mentah seperti itu. Menu seperti ini tidak pantas,” ujar salah seorang orangtua murid.
Para orangtua juga menyinggung penggunaan anggaran program MBG yang dinilai seharusnya dapat menghasilkan kualitas menu lebih baik bagi siswa.
Mereka berharap instansi terkait memberikan evaluasi dan sanksi tegas terhadap pengelola SPPG setempat jika ditemukan kelalaian dalam penyediaan menu.
Pengelola SPPG Akui Menu Berasal dari Internal
Petugas SPPG Pulau Rakyat Tua membenarkan bahwa menu tersebut berasal dari pengelolaan dapur SPPG setempat.
Baca Juga: Humbahas Dukung Transformasi Pertanian AI, Targetkan Efisiensi Produksi
Ari, salah satu petugas SPPG, menyebut bahan baku menu MBG dibeli melalui pihak internal yang berinisial ES, yang disebut sebagai pemilik SPPG.
Menurut Ari, pembelian bahan baku dilakukan oleh pihak yang merupakan keluarga atau orang dekat pengelola.
Ia juga menyebut ES diduga merupakan oknum anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, meski tidak dijelaskan lebih lanjut status keterkaitannya.
Pihak SPPG mengaku telah menerima keluhan dari sejumlah kepala sekolah terkait kualitas menu.
Baca Juga: Dua Direksi Hotel Toledo Jadi Tersangka, Kuasa Hukum Sebut Harusnya Sengketa Keperdataan
Namun, keluhan tersebut telah dilaporkan kepada pihak pengelola SPPG untuk koordinasi dan evaluasi lebih lanjut.
“Masalah ini akan kami koordinasikan kembali,” kata Ari.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola SPPG maupun instansi pemerintah terkait mengenai evaluasi menu MBG tersebut.
Program MBG sendiri merupakan bagian dari kebijakan peningkatan kualitas gizi siswa yang menggunakan dukungan anggaran negara, sehingga kualitas penyajian menu menjadi perhatian publik. (ded)
Editor : Editor Satu