SIMALUNGUN, METRODAILY – Sarana bangunan irigasi di Kabupaten Simalungun dinilai masih kurang dan membutuhkan perhatian serius.
Hal ini disampaikan Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Senin (23/2/2026).
Anton meminta Sekretaris Daerah (Sekda), staf ahli, dan para asisten segera turun memantau kondisi irigasi, termasuk di Nagori Sirpang Sigodang Kecamatan Panei dan Nagori Marbaou Kecamatan Ujung Padang.
“Saya minta kepada sekda, staf ahli, dan asisten untuk segera memantau irigasi di Kabupaten Simalungun, termasuk di Nagori Sirpang Sigodang dan Nagori Marbaou,” tegas Anton.
Menurutnya, terdapat laporan terkait kurangnya fasilitas irigasi di dua nagori tersebut yang mencakup total lahan sekitar 250 hektare.
Soroti Kehadiran ASN
Selain persoalan irigasi, Anton juga menyoroti disiplin kerja dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia mengungkapkan temuan di salah satu organisasi perangkat daerah (OPD), dari 71 pegawai yang tercatat, hanya 30 orang yang hadir, sementara 41 lainnya beralasan tugas luar.
Anton mempertanyakan pengawasan terhadap sejumlah OPD yang berada di seberang Kantor Bupati Simalungun, antara lain Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).
“Berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan ubah sikap. Jalankan tugas mulia ini dengan hati dan rasa tanggung jawab,” pintanya kepada seluruh ASN.
Anton juga mengajak seluruh jajaran meningkatkan kerja sama dan menjaga kedisiplinan guna mendukung kinerja pemerintahan.
Ia menutup arahannya dengan mengajak seluruh ASN membangun semangat kebersamaan.
“Semoga kita bisa bangkit bersama dengan Semangat Baru Menuju Simalungun Maju,” pungkasnya.
Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kabag Organisasi Setdakab, Jan Chrisdo Damanik. (esa)
Editor : Editor Satu