KARO, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo memaparkan sejumlah kebutuhan prioritas infrastruktur untuk mendukung ketahanan pangan dan pengembangan kawasan pariwisata.
Hal itu dipaparkan dalam Rapat Koordinasi bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia yang digelar secara virtual, Selasa (24/2/2026).
Rakor tersebut diikuti langsung Bupati Karo, Antonius Ginting, didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Posisi Strategis Karo di KSPN dan Sentra Pangan
Dalam paparannya, Pemkab Karo menegaskan posisi strategis daerah sebagai bagian dari Danau Toba yang ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), sekaligus termasuk dalam KSN Mebidangro dan sentra produksi pangan serta hortikultura di Sumatera Utara.
Dukungan infrastruktur dinilai menjadi prasyarat utama dalam memperkuat konektivitas, meningkatkan aksesibilitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.
Sejumlah proyek prioritas yang diusulkan Pemkab Karo antara lain:
- Pembangunan jalan alternatif Medan–Kabupaten Karo, termasuk Berastagi Bypass dan jalur alternatif Tiga Juhar–Serdang–Sinaman.
- Pembangunan Jalan Tol Medan–Berastagi.
- Peningkatan Dermaga Tongging sebagai gerbang utara kawasan Danau Toba.
- Lanjutan pelebaran ruas Tugu Kol–Simpang Ujung Aji dan Kabanjahe–Merek.
- Perkerasan bahu Jalan Kutacane–Batas Kota Kabanjahe dan Jalan Mariam Ginting.
- Rehabilitasi drainase dan trotoar Jalan Jamin Ginting serta Jalan Veteran Kabanjahe.
- Penanganan banjir Daerah Irigasi Rawa (D.I.R) Paya Lahlah.
- Program Inpres jalan dan irigasi.
- Penyusunan RDTR Kecamatan Kabanjahe, Tigapanah, dan Tigabinanga guna mendukung kepastian tata ruang dan investasi.
Menurut Pemkab Karo, proyek-proyek tersebut mendesak untuk memperlancar distribusi logistik pertanian, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan daya saing destinasi wisata di kawasan Danau Toba.
Soroti Jalur Medan–Karo Rawan Longsor
Di akhir paparan, Bupati Antonius Ginting menekankan pentingnya prioritas pembangunan dan peningkatan konektivitas jalan menuju Kabupaten Karo, khususnya jalur Medan–Karo yang kerap terdampak longsor.
“Kami berharap pembangunan dan peningkatan akses jalan menuju Kabupaten Karo, khususnya jalur Medan–Karo, dapat menjadi prioritas karena belakangan ini sering terjadi longsor yang mengganggu mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan kunjungan wisata,” ujarnya.
Melalui rakor tersebut, Pemkab Karo berharap terbangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis.
Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat posisi Kabupaten Karo sebagai kawasan pertumbuhan, lumbung pangan, dan destinasi unggulan di kawasan Danau Toba. (Rel/pmg)
Editor : Editor Satu