Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus Salurkan Tali Asih kepada Pekerja Keagamaan

Edi Saragih • Senin, 23 Februari 2026 | 18:24 WIB

Penyerahan tali asih kepada pekerja keagamaan di Labura.
Penyerahan tali asih kepada pekerja keagamaan di Labura.

LABURA, METRODAILY- Bupati Labura Hendri Yanto Sitorus kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dengan menyalurkan tali asih kepada guru magrib mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid se-Kabupaten Labuhanbatu Utara. Penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanakan di Aula Fajar Dolfa, Aek Kota Batu, Minggu (22/2).

Bupati Hendri Yanto Sitorus menegaskan bahwa program tali asih tersebut merupakan bentuk apresiasi dan perhatian pemerintah daerah terhadap para pekerja keagamaan yang selama ini telah mengabdikan diri membina umat dan menjaga syiar Islam di tengah masyarakat.

Menurut Hendri Yanto, peran guru magrib mengaji sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini. Begitu pula bilal mayit yang dengan ikhlas melayani masyarakat dalam proses fardhu kifayah, serta nazir masjid yang bertanggung jawab mengelola dan memakmurkan rumah ibadah.

“Para guru magrib mengaji, bilal mayit, dan nazir masjid memiliki peran mulia dalam membimbing dan melayani masyarakat. Dedikasi yang diberikan tidak selalu terlihat, namun sangat dirasakan manfaatnya oleh umat. Pemerintah daerah hadir memberikan perhatian sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian tersebut,” ujar Hendri Yanto.

Secara keseluruhan, jumlah penerima tali asih tahun 2026 ini mencapai 1.530 orang yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Labuhanbatu Utara. Pada tahap penyaluran kali ini, bantuan diberikan kepada 867 orang yang berasal dari empat kecamatan, yakni Kecamatan NA IX-X, Kecamatan Aek Natas, Kecamatan Marbau, dan Kecamatan Aek Kuo. Sementara sisanya akan disalurkan secara bertahap di kecamatan lainnya.

Bupati juga menyinggung kondisi fiskal nasional yang saat ini menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara tetap berkomitmen untuk mempertahankan program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan dan sosial.

“Kita memahami adanya kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Namun demikian, tali asih ini tetap kita salurkan. Ini adalah bukti bahwa pemerintah daerah tetap hadir dan peduli terhadap para pekerja mulia di bidang keagamaan,” tegasnya.

Adapun bantuan yang diberikan kepada masing-masing penerima berupa uang tunai sebesar Rp350.000 dan satu helai kain sarung. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh Baznas Labuhanbatu Utara dalam bentuk paket sembako berupa beras dan minyak goreng, guna membantu meringankan kebutuhan sehari-hari para penerima.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Labura H. Samsul Tanjung, Ketua DPRD Labura Rimba Bertuah Sitorus, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan keagamaan di daerah.

Acara ditutup dengan tausiah agama dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Melalui momentum ini, diharapkan silaturahmi antara pemerintah dan para pekerja keagamaan semakin erat, serta Kabupaten Labuhanbatu Utara senantiasa diberkahi, aman, dan terus berkembang menuju daerah yang religius dan sejahtera.(gus)

Editor : Metro-Esa
#tali asih #bupati labura