Ekonomi Hukum dan Kriminal Medan Metropolitan Nasional Olahraga Showbiz Sumut Aceh Advertorial Feature Intermezzo Internasional Iptek Kolom Merdeka Belajar Nusantara Politik Seni dan Budaya Wisata

TNI dan Warga Bersihkan Masjid, Gereja, dan Sekolah di Tapanuli

Editor Satu • Senin, 23 Februari 2026 | 14:20 WIB

Personel TNI bersama warga membersihkan lumpur di salah satu gereja terdampak banjir di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, agar kembali layak digunakan.
Personel TNI bersama warga membersihkan lumpur di salah satu gereja terdampak banjir di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara, agar kembali layak digunakan.

Bangunan Terdampak Banjir Kembali Siap Digunakan

TAPANULI, METRODAILY – Personel TNI bersama warga bergerak cepat membersihkan sejumlah tempat ibadah dan sekolah yang terdampak banjir di wilayah Tapanuli, Sumatera Utara. Fasilitas umum yang sebelumnya tertutup lumpur kini mulai kembali bersih dan layak digunakan.

Di Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, kegiatan gotong royong difokuskan pada pembersihan beberapa masjid. Di Masjid Nurul Islam, Desa Aek Ngadol, anggota TNI terlihat membersihkan karpet, merapikan mimbar, serta menyapu dan mengepel lantai teras masjid.

Kegiatan serupa dilakukan di Masjid Shobu’ul, Desa Hutagodang. Personel TNI mengepel lantai dan mengelap kaca jendela agar kembali bening.

Sementara itu, di Masjid Babussalam, Desa Aek Ngadol, pembersihan difokuskan pada teras dan halaman yang sebelumnya dipenuhi lumpur.

Berbeda dengan lokasi lain, di Masjid Jami’ Desa Bonalumban, kegiatan tidak hanya sebatas bersih-bersih. Personel TNI bersama warga juga melakukan peremajaan fisik bangunan dengan mengerok cat lama, mengampelas dinding dan pagar, lalu mengecat ulang agar tampak lebih segar.

Tak hanya masjid, sejumlah gereja di Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru, juga dibersihkan. Pembersihan dilakukan di Gereja Gefkin, Gereja Katolik, dan GKPA Desa Hutagodang.

Anggota TNI dan warga menyapu lantai, merapikan bangku dan altar, serta membersihkan sisa endapan lumpur di halaman gereja.

Upaya ini dilakukan agar jemaat dapat kembali beribadah dengan aman dan nyaman.

Sekolah Jadi Prioritas

Selain tempat ibadah, sekolah juga menjadi prioritas pemulihan. Di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, pembersihan dilakukan di SDN 152981 1A Tukka dan SDN 152982 1B Tukka yang terdampak banjir susulan. Progres pembersihan dilaporkan telah mencapai sekitar 50 persen.

Lumpur dibersihkan menggunakan semprotan air bersih, sementara anggota TNI menyapu dan menyikat ruang kelas agar kegiatan belajar mengajar bisa segera kembali normal.

Pembersihan menyeluruh juga dilakukan di SMA Fransiskus Aek Tolang. Ruang kelas, halaman, hingga fasilitas pendukung lainnya dibersihkan agar siswa dapat kembali beraktivitas dengan aman.

Baca Juga: Colt Diesel Tabrak Halte di Jalan Sudirman Tanjungbalai

Kegiatan gotong royong ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan fasilitas umum pascabencana. Tidak hanya memulihkan bangunan secara fisik, aksi bersama tersebut juga memperkuat solidaritas dan semangat kebersamaan warga Tapanuli.

Kini, masjid, gereja, dan sekolah yang sempat terdampak banjir berangsur kembali bersih, tertata, dan siap digunakan untuk aktivitas ibadah maupun pendidikan. (rel)

Editor : Editor Satu
#TNI bersihkan lumpur