Safari Ramadan di Masjid Al-Kirom Simonis
LABURA, METRODAILY – Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) melanjutkan rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah dengan memusatkan kegiatan malam ketiga di Masjid Al-Kirom, Desa Simonis, Kecamatan Aek Natas, Jumat (21/2/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Labura, Hendri Yanto Sitorus, didampingi Wakil Bupati Samsul Tanjung. Turut hadir jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah.
Dalam sambutannya, Hendri Yanto Sitorus menyampaikan rasa syukur karena masih dapat bersilaturahmi dengan masyarakat di bulan suci Ramadan. Ia juga mengapresiasi Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Kirom atas sambutan yang diberikan kepada rombongan pemerintah daerah.
Baca Juga: Viral di Media Sosial, Lansia 74 Tahun di Tanjungbalai Dapat Perhatian Polisi
Menurutnya, Safari Ramadan bukan sekadar agenda ibadah tahunan, tetapi juga menjadi ruang komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.
“Ramadan adalah bulan penuh ampunan dan keberkahan. Momentum ini harus kita manfaatkan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat persaudaraan, serta membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Hendri Yanto.
Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai sarana introspeksi diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada anak yatim dan kaum duafa.
Baca Juga: 142 Hektare Hutan Produksi di Asahan Diduga Disulap Jadi Kebun Sawit dan Sarang Walet
Bantuan untuk Masjid dan Jamaah
Pada kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan kepada BKM Masjid Al-Kirom berupa satu unit jam digital, satu unit pendingin ruangan (AC), serta empat gulung sajadah untuk menunjang kenyamanan jamaah.
Selain itu, melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Labura, pemerintah menyalurkan santunan kepada 25 anak yatim masing-masing Rp250.000 per orang.
Sebanyak 25 kaum duafa juga menerima bantuan Rp150.000 per orang ditambah satu karung beras untuk membantu kebutuhan pokok selama Ramadan.
Baca Juga: Jembatan ke Desa Sibio-bio Putus, Ribuan Warga di Tapteng Masih Terisolasi
Perhatian untuk UMKM dan Guru Honor
Tak hanya bantuan sosial, Pemkab Labura juga memberikan dukungan terhadap sektor ekonomi dan pendidikan.
Sebanyak 10 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menerima bantuan modal usaha masing-masing Rp500.000 guna mendukung pengembangan usaha mereka.
Sementara itu, 10 guru honor komite yang belum bersertifikasi turut menerima bantuan Rp500.000 per orang sebagai bentuk perhatian terhadap peran mereka dalam dunia pendidikan.
Baca Juga: Dugaan Praktik 'Mengkolak' BBM oleh Sopir Tangki, Campur Dua Jenis BBM
Rangkaian Safari Ramadan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan ditutup dengan tausiah agama dan doa bersama agar Kabupaten Labuhanbatu Utara senantiasa diberi keberkahan, kedamaian, dan kemajuan.
Melalui Safari Ramadan ini, Pemkab Labura berharap kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan Labuhanbatu Utara yang religius, maju, dan sejahtera. (gus)