TAPTENG, METRODAILY – Warga Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, diguncang peristiwa tak biasa setelah sebuah peti jenazah berisi jasad terlihat hanyut di aliran Sungai Aek Kolang, Rabu (18/2/2026) malam.
Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu longsor yang terjadi di hulu sungai pada Selasa (17/2/2026). Material tanah yang ambrol menggerus area pemakaman hingga menyeret satu makam yang diketahui telah dikebumikan sekitar Oktober 2025.
Peti jenazah bersama jasad kemudian terbawa arus deras dan muncul di badan sungai dekat jembatan Kolang, memicu kepanikan warga.
Baca Juga: Pulang Melayat, Siswi SMAN 1 Siantar Tewas Lakalantas di Jalan Siantar–Raya
Seorang warga, Roy Silaban, mengatakan banjir dan longsor sehari sebelumnya menyebabkan sebagian areal pemakaman di hulu sungai runtuh.
“Akibat longsor itu satu makam dilaporkan hilang. Hari ini jasadnya ditemukan mengapung di Sungai Aek Kolang,” ujarnya sekitar pukul 20.12 WIB.
Pihak keluarga bersama warga segera melakukan evakuasi dan membawa jasad beserta peti untuk dimakamkan kembali secara layak.
Warga Minta Penanganan Serius
Peristiwa tersebut menambah kecemasan warga yang sebelumnya sudah diliputi kekhawatiran akibat cuaca ekstrem dan kondisi tanah yang labil. Derasnya arus sungai pascalongsor juga membawa material kayu dan lumpur ke hilir.
Baca Juga: Menteri PU Minta Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Libur Lebaran
Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan penguatan tebing sungai serta penataan ulang area pemakaman di hulu guna mencegah kejadian serupa terulang dan memulihkan rasa aman masyarakat. (net)
Editor : Editor Satu