HUMBAHAS, METRODAILY – Cuaca ekstrem yang memicu banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Humbang Hasundutan sempat mengganggu pasokan listrik di sedikitnya 20 desa.
Respons cepat dilakukan PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga dengan mengamankan jaringan sejak awal bencana hidrometeorologi terjadi.
Tim UP3 Sibolga melakukan langkah mitigasi situasional, termasuk pemadaman terkontrol di sejumlah titik terdampak guna mencegah risiko yang membahayakan masyarakat maupun petugas di lapangan.
Setelah kondisi memungkinkan, tim teknis langsung diterjunkan untuk melakukan asesmen cepat. Meski akses ke beberapa lokasi sempat terisolasi akibat longsor, koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta unsur TNI/Polri mempercepat proses penanganan.
Baca Juga: Menteri PU Minta Diskon Tarif Tol 30 Persen Selama Libur Lebaran
Hasilnya, sebagian besar wilayah terdampak kini telah kembali menikmati aliran listrik.
Keselamatan Jadi Prioritas
Manager UP3 Sibolga, Bachtiar, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan.
“Kami siagakan personel dan terus memantau kondisi lapangan secara intensif. Pemulihan dilakukan secepat mungkin setelah dinyatakan aman,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Saat ini, perbaikan difokuskan pada titik-titik dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat. PLN memastikan pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan. (net)